Sabtu, 06 Februari 2021

Fasilitas Malaysia Healthcare

Fasilitas Malaysia Healthcare

Bismillah, 

Apa yang temen - temen bayangkan atau pikirkan ketika mendengar nama "MALAYSIA"? 

Twin tower

Kuala Lumpur

Mesjid Jamek

Petaling Street

Pasar Seni

Penang

Melaka

Pengobatan 

Dan masih banyak lagi yah. 

Duh, saya jadi mendadak kangen ke Malaysia nih. Meski sudah beberapa kali ke Malaysia namun rasanya saya belum cukup puas untuk eksplor semuanya deh. Palingan kalau ke Malaysia itu ya ke Kuala Lumpur lagi, main kedaerah situ - situ aja. Padahal, Malaysia itu luas yah, banyak sekali yang belum saya sambangi. 

Karena main saya belum jauh untuk daerah Malaysia, ya tau ya sekitaran Dataran Merdeka, dan daerah kotanya Kuala Lumpur saja. Selain terkenal akan Twin Tower Petronas dan juga Batu Caves, ternyata Malaysia juga punya wisata medis loh. Saya yakin pasti temen - temen sudah tahu tentang wisata medis ini, iya kan? 

Saya sering banget mendengar kerabat yang sedang sakit mereka tuh biasanya mencari alternatif medis untuk kesembuhannya ya dengan berobat ke Malaysia. Jadi Malaysia itu bukan hanya untuk jalan - jalan dan kulineran yah namun juga terbaik untuk masalah pengobatan.



Temen - temen pernah mendengar "Malaysia Healthcare Travel Council" atau disingkat MHTC ? 

MHTC ini adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia pada tahun 2009 yang mana memiliki tugas sebagai perwakilan dari 69 Rumah Sakit swasta yang ada di Malaysia. Dan juga menjadi pusat informasi & fasilitator untuk pasien - pasien dari Indonesia yang ingin melakukan pengobatan dan juga membutuhkan informasi terkait pengobatan di Malaysia ( kuala lumpur, Penang, Melaka, Sabah, Serawak dan lainnya. 



Malaysia Healthcare Travel Council ini pusatnya di Kuala Lumpur, Malaysia dan juga punya perwakilan dibeberapa negara seperti Indonesia, China, Myanmar dan juga Vietnam. 

Saya dulu hanya tahu bahwa Rumah Sakit yang ada di Malaysia itu hanya di daerah Penang, ternyata menyebar ya. Bukan hanya di Penang, bahkan ada sampai di negara lain juga. Keren memang. 



Jadi bisa sambil jalan - jalan dong ya kalau melakukan pengobatan ke Malaysia? Iya dong, sambil berobat ya jalan - jalan dulu, biar tambah fit, bukankah begitu? 

Biasanya tujuan wisata jalan - jalan dan belanja daerah Kuala Lumpur yang suka saya sambangi adalah Pavilion, Bukit Bintang, Sungei Wang dan Pasar Seni.  

Fasilitas Malaysia Healthcare


Kenapa yah, Malaysia selalu menjadi tujuan untuk berwisata dan juga pengobatan? 

Karena MHTC ini  selalu mengedepankan kualitas, kemudahan akses dan juga harga yang terjangkau. Hmm, pantas saja yah MHTC ini diklaim sebagai medical tourism yang terbaik, bahkan di dunia loh. 

Hal lain yang bikin MHTC ini selalu menjadi idola adalah, meskipun ada pasien yang bukan dari Malaysia, namun untuk biaya pengobatan yang dibebankan pun sama loh dengan masyarakat Malaysia. Gak ada itu yang namanya biaya tambahan atau perbedaan fasilitas. 



Untuk MHTC, semua pasien itu sama. Sama - sama mendapatkan fasilitas yang sama dan biaya yang sama. Menurut yang sudah melakukan pengobatan di RS MHTC ini, biaya pengobatannya jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya dibeberapa negara lain loh, tentunya dengan fasilitas yang sama bagusnya. 

Keunggulan lainnya dari Malaysia Healthcare Travel Council ini adalah, setiap Rumah Sakit yang ingin atau akan bergabung dengan pemerintah Malaysia ini wajib untuk memiliki akreditas Internasional, wah jadinya standar Internasional kan yah. 



Apa saja layanan & fasilitas dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) ? 

Inilah layanan dari MHTC , diantaranya adalah : 

Medical Check up 

Untuk urusan medical check up ini, ada beberapa paket yang tersedia diantaranya paket pemeriksaan kesehatan umum yang dibagi dalam beberapa kategori usia. Selain itu ada juga check up khusus untuk jantung, payudara dan lainnya yang tentunya lebih lengkap dan juga akurat. 



Kardiologi (jantung)

Malaysia itu selalu menjadi Rumah Sakit yang ditunjuk atau rujukan untuk penyakit Jantung di kawasan Asia Tenggara. Kenapa menjadi Rumah Sakit rujukan? Karena para tenaga ahli kesehatannya itu profesional. Dokter Jantung, ahli bedah jantung dan juga didukung oleh alat check up jantung yang lengkap.  

Program kehamilan / bayi tabung 

Untuk yang belum dianugerahi buah hati, bisa banget nih sambil liburan ke Malaysia sambil melakukan program kehamilan. Karena Malaysia ini dipercaya banget untuk program kehamilan dan bayi tabung se Asia Tenggara. 

Pemeriksaan & Pengobatan Kanker

Rumah Sakit yang tergabung dalam MHTC ini memiliki para tenaga profesional dokter yang sudah ahli, para dokter onkologi yang profesional plus dilengkapi juga dengan fasilitas pengobatan kanker. 

Ortopedi

Yang mengalami masalah seputar tulang & sendi, langsung saja hubungi bagian ortopedi karena ada dokter spesialis yang akan atasi masalah tulang dan sendi, dokternya pun profesional. 

Layanan yang diberikan MHTC ini sangat bervariasi yah, sehingga bisa sekali mengatasi berbagai problem kesehatan. 

Fasilitas Malaysia Healthcare yang selalu menjadi alasan untuk tujuan pengobatan 

Penasaran kan sama fasilitas apa saja yang diberikan MHTC ini? 



➥ Teknologi medis yang terbaru dan canggih yang disesuaikan dengan kebutuhan medis. 

➥ Praktisi kesehatan yang profesional dan berpengalaman. 

➥ Layanan / servis yang ditawarkan sangat beragam. 

➥ Bisa konsultasi dan rekomendasi untuk perawatan medis yang berkualitas secara gratis.

➥ Fasilitas MHTC ini sudah terakreditasi dan juga mampu menjamin keselamatan pasien.


Untuk urusan fasilitas ini, ga usah ragu dan bimbang karena kan Malaysia ini termasuk negara maju, untuk urusan kesehatan pun tentunya maju. Teknologi medis nya pun selalu terdepan, plus dengan tenaga kesehatan yang profesional dan berpengalaman. Bikin makin manteb hati untuk melakukan pengobatan di MHTC ini, betul? 

Bukan hanya berobat tapi juga bisa sambil berwisata, menikmati perjalanan ke Malaysia dengan menikmati kuliner dan sajian wisata lainnya yang mana bukan hanya sekedar wisata. 


Meskipun hanya wisatawan namun, MHTC ini pastikan bahwa para wisatawan juga berhak mendapatkan perawatan kesehatan selama di Malaysia, untuk urusan biaya , kenyamanan dan keramahan yang didapatkan pun dipastikan ga dibeda - beda kan. 

Penasaran kan jadinya ingin cobain juga medical tourism / healthcare travel. kebetulan saya sedang ada keluhan sakit nih dipersendian huhuh, jadi ingin cobain kesana juga. Apalagi untuk urusan biaya juga terjangkau. 

Semoga ada rezeki untuk kembali ke Malaysia, bukan sekedar untuk jalan - jalan dan menikmati kuliner nya namun juga sambil wisata medis juga. 

Untuk temen - temen yang juga ingin melakukan medical check up atau ada keluhan kesehatan yang ingin dicurhatkan pada ahlinya, langsung saja jangan ragu dan bimbang ke MHTC. Kepoin aja dulu sosial medianya dan website resminya yah. 

Instagram :  @medtourismmy.id 

Website resmi: www.malaysiahealthcare.org


Semoga kita semua sehat selalu yah, 

with love


Tian lustiana 



Kamis, 02 Mei 2019

Kualalumpur, I'm Back!

Kualalumpur, I'm Back!

Bismillah, 

Karena tahun lalu pas saya ke Kuala Lumpur gak ajakin neng Marwah jadi tahun ini saya memenuhi janji saya untuk membawa neng Marwah ke Kuala Lumpur. Alhamdulillah janji sudah terpenuhi. Mudah - mudahan ada rezekinya jadi bisa bawa neng Marwah travelling ke berbagai negara lain, aamiin. 



Kuala Lumpur, negara pertama yang saya kunjungi. Padahal ya ke kota - kota di Indonesia saja masih banyak sekali yang belum saya sambangi, namun gapapalah saya injakkan kaki ke Kuala Lumpur aja dulu, siapa tau kan dari sini saya bisa menginjakkan kaki ke kota dan negara lainnya, aamiin. 

Semalam sebelum berangkat, neng Marwah demam. Oh, hati saya campur aduk, sedih dan kesal. Ya saya kesal, kenapa sih harus demam ketika mau berangkat. Namun saya cepet - cepet istighfar, ini ketentuan Allah SWT. Bismillah saja besok neng Marwah sudah sehat kembali. 


Subuh, begitu bangun. Yang saya cek ada suhu tubuh neng Marwah. Masih demam. Saya pun bimbang, berangkat jangan yah. Dan lagi - lagi saya mengandalkan Allah Subhanahuwataala, untuk berangkat dan insya Allah nanti neng Marwah bakalan sehat kok, bismillah. 

Jumat, 01 Maret 2019
Saya, Neng Marwah, mamah, Nesa, Teh Efi dan teh Dydie berangkat barengan dari Bandara Husein, Bandung. Tempat duduk kami dipesawat terpisah gengs. Ini karena kesalahan ketika web check in deh kayaknya. Yang duduk berdampingan hanyalah Mamah, neng Marwah dan Nessa. Saya, teh Dydie dan teh Efi duduk berjauhan, berdampingan dengan orang lain. 


Kami berangkat dari Bandung tuh pukul 08.30, alhamdulillah ga ada delay jadi pesawat kami berangkat sesuai jadwal. Tiba di Bandara KLIA2 sekitar pukul 12 waktu Kuala Lumpur. Begitu sampai KLIA 2, antrian imigrasi seperti biasa lumayan mengular meski tidak terlalu parah, namun tetap kami harus antri. Neng Marwah kondisinya membaik, sedikit. Sudah tidak demam, namun mungkin masih lemes dan pusing. Duh andaikan saya yang ada diposisi nya tentu saya ga akan bakalan bisa senyum manis gitu, pusing bo. Tapi neng Marwah selalu senyum dan kalau saya tanya pusing ga, dia langsung jawab engga. Padahal saya yakin dia pusing. 

Sebelum antrian imigrasi kami hadapi, Teh Efi dan Nesa beli dulu simcard, kalau saya, mamah dan teh Dydie sih tim ga mau riweh alias sudah mengaktifkan XL PASS dari Bandara Husein Bandung, jadi begitu sampai di Bandara KLIA 2 sudah langsung aktif. Dulu pas pertama kali ke Kualalumpur pun saya menggunakan XLPASS dari XL, jadi sekarang ya sudah saya pakai lagi deh XL Pass nya dari XL biar ga ribet lagi. Kan lumayan tuh 3 hari uman 150ribuan saja gaes. Koneksinya pun lancar jaya. Selama di Kualalumpur tetep lancar videocall an sama suami. 


XL PASS ini sangat praktis gengs, terutama buat kita - kita yang memang ga mau ribet nih. XL PASS ini bisa digunakan saat travelling dipuluhan negara lainnya selain Malaysia. Bisa digunakan di LIMA BENUA. Kemudahan yang saya sukai adalah, saya gak perlu repot mengganti SIM card atau harus nyari spot wifi. Saya cukup mengaktifkan XL PASS saja ketika mau berangkat, saya aktifkan sesaat sebelum terbang di Bandara dan ketika sampai di negara tujuan, udah langsung bisa on deh internetnya. Semudah itu gengs!


Buat temen - temen yang mau travelling jangan lupa buat aktifkan XL PASS terlebih dahulu yaaa, caranya gampang banget kok:
Aktifkan paket di *123*747# atau myXL
 Gampang kan? 
Paket XL PASS ini juga sudah tersedia di Online store loh gengs, diantaranya :
  • Traveloka Apps
  • Tokopedia
  • Bukalapak
  • Lazada
  • Blibli
  • Kaskus
  • JD.ID
  • Sepulsa
  • Ayopop Apps 
Syarat penggunaan XL PASS apa sih?
Temen - temen harus sudah memastikan sudah berlangganan paket internet, untuk saat ini XL PASS cuman berlaku untuk Xtra Combo., Xtra Combo VIP, HotRod, Combo Xtra dan paket Xtream 1 tahun. XL PASS juga berlaku untuk pengguna BIZ prabayar. Untuk tarif lengkapnya temen - temen bisa langsung cek ricek aja ya ke https://www.xl.co.id .

Setelah teh Efi dan Nessa selesai membeli SIMcard, kami langsung bergegas hendak ke atas untuk siap - siap antri imigrasi dan ke custom check kemudian keluar deh menuju KL Sentral. Setelah melewati antrian imigrasi dan custom check kami pun langsung bergegas mencari makan. Ya. ini hampir pukul 13.00 dan kami belum makan siang, lapar banget gaes. 

Bingung mau makan apa, alhasil kami sepakat memilih makan di KFC saja. Karena kata Nessa, kentang nya beda, potato wedges di Kualalumpur katanya lebih enak. Baiklah mari kita rasakan. Paket KFC di KualaLumpur memang beda dengan di Bandung, Indonesia. Disini sepaket tuh saya diberikan roti manis, ayam, puding kentang dan kentang wedges plus soda. Melihat roti manis disandingkan dengan ayam KFC dahi nya mengernyit dan sudah ga enak hati aja nih. Ternyata gaes, roti manis ini enak banget, atau mungkin ketika itu saya sedang lapar kali yah jadi semua terasa enak. Kami lahap menghabiskan menu makan siang, kecuali neng Marwah, masih belum stabil nafsu makannya, makannya hanya beberapa suap saja. Duh hati saya koyak kalau anak malas makan, sungguh. 

Setelah makan, kami pun langsung bergegas menuju lower ground untuk ke kaunter bas. Kami langsung membeli tiket bis seharga 12RM yang jurusannya ke KL Sentral. Kira - kira ke KL sentral dari KLIA 2 itu menempuh perjalanan sekitar 45 menit an lah. Tiba di KL Sentral, agak bingung juga gengs, haha sudah setahun ga kesana dan semakin ramai saja KL Sentral. Saya pun langsung mencari counter KTM (Kereta Tanah Malaysia) dengan tujuan arah BatuCaves. Bukan, kami bukan akan ke BatuCaves, kami akan ke Regalia Suites tempat kami  menginap, katanya alat transportasi paling cepat dan hanya sekali naik yang hanya dengan KTM ini, jadi kamipun menggunakan KTM ke stasiun Putra. Dari Stasiun Putra berjalan kaki sedikit ke Regalia Suites. 

Alhamdulillah sampai juga di Regalia Suites. Cerita selanjutnya? Tunggu postingan saya selanjutnya ya gengs!.

Thanks


Baca : 

Cara menuju ke KL Sentral dari KLIA2

Festival Thaipusam di Batu caves, Kualalumpur





With Love,

Tian lustiana