
7 Alasan China Menarik untuk Dikunjungi Tahun Ini




Lifestyle blog, kecantikan, review skincare , review fashion , tips dan trick , kehidupan, emak blogger , blogger Bandung





Tianlustiana.com - Membuat rumah lebih “smart” tidak selalu berarti harus membeli perangkat mahal atau melakukan renovasi besar-besaran. Saat ini, banyak perangkat kecil berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat ditambahkan secara bertahap, mulai dari stopkontak pintar hingga sensor kebocoran air.
China memiliki banyak produsen perangkat smart home, seperti smart plug, sensor gerak, sensor pintu, lampu pintar, dan motor tirai. Produk-produk tersebut juga dapat ditemukan melalui Alibaba, sehingga konsumen atau pelaku usaha lebih mudah mencari supplier China. Setelah menemukan produk yang sesuai, penggunaan jasa forwarder Alibaba dapat membantu proses pengiriman barang hingga ke Indonesia.
Jika ingin membangun rumah yang lebih praktis dengan anggaran bertahap, berikut beberapa barang unik yang bisa dipertimbangkan.
Smart plug bisa menjadi langkah paling sederhana untuk mengubah peralatan biasa menjadi lebih pintar. Perangkat ini dipasang pada stopkontak sebelum digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti lampu, kipas, atau perangkat elektronik lainnya.
Beberapa smart plug sudah mendukung pengaturan jadwal, timer, pemantauan konsumsi listrik, hingga kontrol melalui aplikasi. Salah satu produk yang telah tercatat dalam daftar perangkat Matter juga menawarkan fitur pemantauan energi dan pengaturan jadwal.
Sensor gerak atau motion sensor dapat mendeteksi aktivitas di ruangan. Perangkat ini dapat digunakan sebagai pemicu otomatisasi, misalnya menyalakan lampu ketika seseorang memasuki area tertentu.
Produk seperti motion sensor dan environment sensor juga tercantum dalam katalog manufaktur smart home asal China. Sensor semacam ini juga dapat ditempatkan di area luar rumah dekat jalur menuju taman yang dibatasi kanstin taman, sehingga lampu dapat dibuat menyala ketika seseorang melewati area tersebut.
Sensor magnetik pintu atau jendela berukuran kecil, tetapi berguna untuk membuat sistem rumah lebih responsif. Ketika pintu atau jendela dibuka, sensor dapat digunakan sebagai pemicu notifikasi atau otomatisasi perangkat lain.
Jenis perangkat ini juga termasuk kategori produk yang diproduksi oleh sejumlah perusahaan smart home di China.
Lampu LED pintar memungkinkan penghuni mengatur pencahayaan melalui aplikasi atau sistem otomasi. Beberapa produk bahkan dapat dijadwalkan agar menyala dan mati pada waktu tertentu.
Katalog produsen China menunjukkan bahwa smart bulb dan smart LED strip termasuk produk yang tersedia untuk kebutuhan otomasi rumah.
IR blaster menarik karena dapat membuat perangkat yang masih menggunakan remote inframerah menjadi lebih mudah dikontrol. Contohnya televisi, kipas angin, atau perangkat elektronik tertentu.
Konsepnya sederhana: satu perangkat pintar menjadi penghubung antara aplikasi dan remote inframerah. Beberapa produsen smart home China bahkan mencantumkan IR repeater dalam lini produknya.
Tidak perlu mengganti seluruh tirai untuk mendapatkan pengalaman rumah pintar. Motor tirai dapat dipasang pada sistem tirai tertentu sehingga proses membuka dan menutup bisa dikendalikan melalui aplikasi, remote, atau perintah suara.
Produk dari produsen China tersedia dalam berbagai pilihan yang mendukung Wi-Fi, Zigbee, Tuya, serta integrasi dengan platform seperti Alexa dan Google Home.
Sensor kebocoran air cocok ditempatkan di area yang berisiko terkena air, seperti dekat mesin cuci, wastafel, atau area tertentu di bawah pipa.
Ketika mendeteksi air, perangkat dapat menjadi bagian dari sistem peringatan rumah. Sensor water leakage juga tercantum dalam katalog produk smart home dari produsen China.
Sensor suhu dan kelembapan dapat membantu penghuni mengetahui kondisi ruangan tanpa harus selalu mengeceknya secara manual. Data tersebut juga dapat digunakan sebagai pemicu otomatisasi perangkat tertentu.
Produsen smart home China menawarkan sensor temperatur dan kelembapan sebagai bagian dari perangkat IoT untuk rumah.
Jika jumlah perangkat sudah bertambah, smart hub dapat membantu menghubungkan berbagai perangkat dalam satu ekosistem. Namun, kompatibilitas perlu diperiksa sebelum membeli.
Salah satu standar yang semakin relevan adalah Matter. Connectivity Standards Alliance menjelaskan bahwa Matter dirancang sebagai standar interoperabilitas perangkat smart home dan mendukung teknologi seperti Wi-Fi, Ethernet, dan Thread. Matter 1.4 juga menambahkan kemampuan terkait manajemen energi dan infrastruktur jaringan rumah.
Membeli perangkat langsung dari pabrik atau supplier China memang membuka banyak pilihan produk, tetapi harga murah sebaiknya bukan satu-satunya pertimbangan. Periksa kompatibilitas listrik, aplikasi yang digunakan, dukungan protokol, sertifikasi, garansi, serta keamanan perangkat.
Untuk membangun rumah pintar secara bertahap, tidak perlu langsung membeli banyak perangkat. Mulailah dari kebutuhan yang paling sering muncul, seperti mengontrol listrik, membuat lampu otomatis, atau mendapatkan peringatan ketika terjadi kebocoran air. Dengan pendekatan tersebut, konsep smart home dapat diterapkan sedikit demi sedikit tanpa harus mengubah seluruh rumah.
Sampai jumpa pada postingan selanjutnya,
Tian Lustiana
Tianlustiana.com - Sebagai seorang ibu milenial yang aktivitas hariannya lumayan padat merayap ini, saya punya playlist sendiri untuk menemani. Karena menurut saya playlist lagu bisa membuat mood oke dan mengerjakan sesuatu jadi lebih menyenangkan. Bukan hanya pas kerja, atau sedang dalam perjalanan, ketika beberes di rumah pun lebih menyenangkan jika ada suara. Selain playlist dari spotify saya pun sangat sering sekali mendengarkan radio, ya dengerin radio.
Terdengar jadul bukan ketika saya menyebutkan mendengarkan radio. Namun buat saya pribadi, mendengarkan radio itu memberikan rasa yang berbeda, apalagi ketika penyiar bercerita, kemudian memutarkan lagu yang tiba-tiba membawa kenangan, lagu random yang pernah masuk dalam kehidupan, auto keluar itu semua kenangan. Sebagai milenial yang selalu menempatkan kenangan pada lagu, suka tiba-tiba galau kalau dengerin lagu, padahal lagi ga galau. Ada yang relate ga sih?
Zaman sekarang yang serba digital ini, saya pribadi masih mendengarkan radio. Sekarang kan mendengarkan radio ga harus dari dari "radio" atau mendengarkan di mobil, sekarang tuh mendengarkan radio bisa lebih praktis melalui perangkat yang selalu ada dalam genggaman, ya melalui gawai atau laptop. Tidak harus mendengarkan melalui radio konvensional.
Salah satu radio yang selalu menemani saya, adalah MGT RADIO Bandung. Radio yang sudah mengudara sejak 1981 ini memiliki karakter yang sangat dekat dengan pendengar dewasa muda dan keluarga muda, pilihan lagu - lagu nya itu era 90 an sampai 2000 an, lagu hits terbaru pun ada dong. Komposisi lagunya lebih dominan lagu indonesia, dengan perbandingan 80% lagu Indonesia dan 20% west.
MGT RADIO, bukan hanya mendengarkan lagu, namun juga cerita
Buat saya pribadi, yang paling menarik, radio itu bukan hanya menawarkan lagi, namun juga menghadirkan cerita, obrolan, humor dan interaksi yang membuat terasa dekat antara penyiar dan pendengar. Saya jadi ingat dulu pas SMA suka banget nelepon buat nitip salam di radio, pas didengerin di radio duh bahagia sekali rasanya.
Mendengarkan radio kita bisa sambil melakukan berbagai aktivitas, jadi nggak usah duduk diam dan termenung saja. Karena radio bisa menemani banyak hal, saat sedang bekerja di depan laptop, sedang beberes di rumah, sedang dalam perjalanan bahkan ketika sedang menikmati secangkir teh di sore hari.
Sekarang, mendengarkan radio itu membawa saya kembali ke masa remaja, dimana kenangan yang lama tersimpan. Baru dengar beberapa detik saja eh langsung teringat masa - masa sekolah, teman lama, perjalanan dan bahkan mantan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup, hehe.
Saya tebak, ini yang diinginkan MGT RADIO melalui salah satu segmennya, MGT Menolak Tua. Cocok banget untuk para kaum milenial yang memang menolak tua dan merasa masih muda ini, hehe. Meskipun ada tensi yang harus dijaga.
Segmen ini tuh hadirkan lima lagu pilihan dari tahun 90an sampai 2000 an, listeners bisa kirimkan lagu request, tentu saja lagu yang punya cerita atau kenanga tersendiri, jadi bukan hanya soal musik namun juga tentang kenangan yang muncul bersama lagu. Inilah yang membuat radio terasa personal. Satu lagu bisa punya cerita yang berbeda untuk setiap orang.
Gimana, relate ga nih para milenial?
Radio itu kan identiknya dengan musik, MGT RADIO mah beda, Hadirkan berbagai segmen interaktif.
Ada Lapor Pagi, segmen yang mengajak para pendengarnya berbagi cerita, pengalaman, keluhan, keresahan sampai kejadian menarik yang dialami. Konsepnya itu santai sekarali dan relateable, sangat cocok menjadi teman untuk memulai aktivitas di pagi hari.
Lanjut, ada segmen Putus-Putus, ini menurut saya cukup seru. Karena penyiar bisa melakukan call / telepon kepada target secara live pas on air. Jadi segmen ini ada unsur kejutan yang membuat interaksi lebih hidup.
Nah, buat yang butuh hiburan ringan di pagi hari, ada segmen Receh in The Morning. Segmen yang hadirkan jokes, permainan kata dan juga berbagai hal absurd yang membuat pagi menjadi lebih menyenangkan.
Ada juga Ngobrol Seru, ini mah format talkshow yang hadirkan obrolan bersama penyiar dan narasumber untuk bahas informasi, edukasi, campaign dan juga pesan dari sebuah brand, jualan namun dikemas lebih natural.
See?
Programnya bukan hanya tentang mendengarkan lagu, namun ada percakapan, cerita humor dan juga interaksi yang membuat para pendengar merasa ikut di dalamnya. Merasa dilibatkan gitu.
Mendengarkan MGT RADIO, jadi lebih fleksibel
Menurut saya, ini relevan banget untuk kebiasaan kita sekarang. Dulu tuh kalau mendengarkan radio mesti nyari perangkat radionya atau pas lagi di mobil. Sekarang mah jauuh lebih fleksibel.
MGT RADIO, tidak hanya dapat didengarkan melalui radio konvensional, tetapi juga hadir secara visual melalui live streaming tiktok juga loh, di @mgtradio. Jadi sambil beraktivitas bisa tetap mengikuti siaran langsung MGT RADIO melalui gawai yang memang sudah biasa kita gunakan sehari - hari.
Cocok banget buat yang sehari - hari nya berkutat dengan laptop, smartphone dan juga gawai lainnya. Kalau sedang bekerja, tinggal klik streaming. Kalau lagi dalam perjalanan tinggal stel radio atau klik live juga kan, menyesuaikan mood jika ingin menikmati suasana radio yang lebih "visual" melalui live streaming nya.
Penasaran juga kan?
Coba dengerin juga radio secara online, di https://www.mgtradio.com/
Buat teman - teman yang mau mendengarkan MGT RADIO juga, nih saya kasi bocoran program yang bisa jadi pilihan.
Jadi, kalau teman - temen butuh program sesuai suasana hati dan aktivitas langsung saja cek jadwal mana yang paling pas. Mau pagi, dengerin sambil kerja atau ingin menikmati lagu - lagu nostalgia.
GIVEAWAY SPECIAL HARI JADI KOTA BANDUNG KE-216
Jangan sampai terlewatkan nih, terutama untuk warga Bandung. Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi kota Bandung (HJKB) ke-216, MGT RADIO adain MGT Giveaway Spesial Hari Jadi Kota Bandung. Yang hadiahnya itu sangat menarik, 20 voucher menginap di hotel bintang 4 di Bandung. Wih, mau kan?
Cara ikutannya sederhana banget.
Karena setiap orang punya Bandung versinya sendiri.
Kalau Bandung versi kamu punya cerita, sekarang waktunya diceritakan.
Selamat Hari Jadi Kota Bandung ke-216.
Dan untuk teman-teman yang ingin tetap ditemani lagu dan cerita, yuk kenalan lebih dekat dengan MGT RADIO Bandung.
Sampai jumpa pada postingan selanjutnya,
Tian Lustiana
Tianlustiana.com - Bandung selalu punya cara sendiri untuk menghadirkan sesuatu yang menarik. Kali ini bukan sekadar tempat nongkrong baru atau destinasi belanja yang estetik, tetapi sebuah ruang yang menurut saya punya cerita lebih dari sekadar toko.
Pada 12 September 2026, EIGER membuka EIGER Women Flagship Store pertama di Indonesia di Jalan Sumatra, Kota Bandung.
Buat saya yang cukup sering melihat perkembangan brand lokal dan lifestyle di Bandung, kehadiran toko ini menarik untuk diperhatikan. Apalagi EIGER Women Flagship Store Bandung bukan hanya hadir sebagai tempat untuk membeli perlengkapan outdoor perempuan.
Ada konsep yang lebih besar di baliknya: menjadikan toko sebagai rumah bagi perempuan, ibu, anak, dan komunitas.
Dan rasanya konsep seperti ini memang sedang banyak dibutuhkan.
Kalau mendengar nama EIGER, mungkin yang langsung terbayang adalah aktivitas outdoor, hiking, naik gunung, traveling, atau berbagai perlengkapan untuk menjelajah alam.
Tapi perempuan dan aktivitas luar ruang hari ini rasanya sudah berkembang jauh lebih luas.
Tidak semua perjalanan perempuan harus dimulai dari puncak gunung.
Ada perempuan yang setiap pagi bersiap mengantar anak sekolah. Ada yang berangkat ke kantor, bertemu klien, mengurus rumah, mengejar passion, membuat konten, olahraga, traveling, sampai sekadar menikmati waktu sendiri.
Setiap perempuan punya perjalanan masing-masing.
Hal inilah yang terasa ingin dibawa oleh EIGER Women melalui flagship store terbarunya di Bandung.
Agnes Lukito, Head Division EIGER Women & Junior, menyampaikan bahwa alam bukan hanya tempat untuk dijelajahi, tetapi juga bisa menjadi ruang bagi seseorang untuk belajar menjadi lebih kuat, teguh, sekaligus lebih mengenal dirinya sendiri.
Saya suka dengan sudut pandang ini.
Karena pada akhirnya, perjalanan perempuan memang tidak selalu tentang seberapa jauh kita pergi. Kadang perjalanan terbesar justru terjadi ketika kita sedang belajar memahami diri sendiri.
Ada satu hal menarik lainnya dari pembukaan EIGER Women Flagship Store Bandung.
Kehadirannya sekaligus menandai toko EIGER Adventure ke-350 di Indonesia.
Angka 350 tentu bukan angka kecil. Ini menunjukkan perjalanan panjang EIGER dalam membangun jaringan dan mendekatkan produk outdoor kepada masyarakat Indonesia.
Dan Bandung dipilih sebagai lokasi EIGER Women Flagship Store pertama di Indonesia.
Menurut saya, Bandung memang punya ekosistem yang cukup kuat untuk konsep seperti ini. Mulai dari komunitas olahraga, pecinta alam, perempuan kreatif, lifestyle, sampai berbagai komunitas yang aktif membuat kegiatan bersama.
Jalan Sumatra pun menjadi lokasi yang menarik karena kawasan ini sudah cukup dikenal sebagai salah satu area yang hidup dengan berbagai aktivitas lifestyle di Kota Bandung.
Yang menarik, pembukaan EIGER Women Flagship Store Bandung juga tidak dilakukan dengan acara seremoni yang monoton.
Sejak pagi, kawasan ini sudah diramaikan berbagai kegiatan yang melibatkan perempuan dan anak-anak.
Ada morning yoga, women fun run, kegiatan bersepeda, workshop kreatif, hingga aktivitas yang berkaitan dengan perawatan perempuan, ibu, dan anak.
Jadi kalau melihat rangkaian kegiatannya, sebenarnya konsep “rumah baru untuk perempuan” sudah mulai terasa sejak hari pertama dibuka.
Perempuan datang bukan hanya untuk melihat produk.
Ada yang berolahraga, bertemu teman, mengikuti kegiatan, belajar sesuatu, berbagi cerita, atau sekadar menikmati suasana.
Buat saya, justru pengalaman seperti ini yang membuat sebuah brand terasa lebih dekat.
Karena kita tidak hanya mengenal produknya, tetapi juga mengenal nilai dan komunitas yang ada di belakangnya.
EIGER Women Flagship Store di Jalan Sumatra ini dirancang lebih besar dibandingkan gerai EIGER Women sebelumnya yang berada di Surabaya dan Depok.
Koleksi yang ditawarkan juga lebih lengkap, khususnya untuk perempuan yang memiliki aktivitas outdoor maupun berbagai kebutuhan perjalanan sehari-hari.
Namun yang membuat flagship store ini berbeda bukan hanya soal ukuran toko atau banyaknya produk.
EIGER ingin menghadirkan pengalaman belanja yang lebih nyaman, personal, dan tentunya lebih dekat dengan kebutuhan perempuan.
Bayangkan saja, ketika sedang mencari perlengkapan untuk traveling, hiking, olahraga, atau sekadar aktivitas outdoor, kita bisa datang ke tempat yang memang dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan perempuan.
Rasanya lebih personal.
Satu bagian yang menurut saya cukup menarik dari konsep EIGER Women Flagship Store Bandung adalah keinginannya untuk menjadi rumah komunitas.
Bukan hanya untuk komunitas outdoor, tetapi juga komunitas perempuan.
Ini membuka kemungkinan yang cukup luas.
Toko bisa menjadi tempat bertemu, berbagi pengalaman, mengadakan workshop, membuat kegiatan olahraga, diskusi, sampai berbagai aktivitas yang mendorong perempuan untuk terus bertumbuh.
Karena komunitas, kalau dikelola dengan baik, bukan sekadar kumpulan orang yang memiliki hobi sama.
Komunitas bisa menjadi tempat seseorang menemukan teman, mendapatkan inspirasi, bahkan menemukan keberanian untuk mencoba sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.
Dan mungkin inilah alasan kenapa konsep “rumah” terasa tepat.
Rumah bukan selalu soal bangunan. Rumah adalah tempat di mana kita merasa diterima.
Ada satu hal dari pernyataan Agnes Lukito yang menurut saya cukup relate.
Perjalanan perempuan tidak selalu tentang mendaki gunung.
Benar juga.
Perjalanan perempuan bisa sangat sederhana tetapi sekaligus sangat menantang.
Menjadi ibu adalah perjalanan.
Menjadi perempuan karier adalah perjalanan.
Memulai bisnis adalah perjalanan.
Mengejar passion adalah perjalanan.
Belajar mencintai diri sendiri juga perjalanan.
Bahkan berani memulai kembali setelah melewati sesuatu yang tidak mudah pun merupakan sebuah perjalanan.
Karena itu, saya melihat EIGER Women bukan hanya sedang menjual produk outdoor untuk perempuan.
Ada pesan yang lebih luas: perempuan berhak punya ruang untuk menjelajah, berkembang, dan menemukan kekuatan dirinya sendiri.
Dan tentu saja, perjalanan tersebut tetap bisa dilakukan dengan cara masing-masing.
Tidak perlu membandingkan perjalanan kita dengan perempuan lain.
Kehadiran EIGER Women Flagship Store pertama di Indonesia di Bandung terasa seperti sebuah langkah baru bagi EIGER.
Dari yang awalnya sangat identik dengan aktivitas outdoor, kini EIGER juga ingin semakin dekat dengan keseharian perempuan.
Karena perempuan memang punya banyak sisi.
Bisa aktif di luar rumah, tetapi juga punya tanggung jawab di rumah.
Bisa menjadi ibu sekaligus profesional.
Bisa suka hiking sekaligus menikmati aktivitas yang lebih santai.
Bisa kuat dan mandiri, tetapi tetap membutuhkan ruang untuk beristirahat.
Tidak ada satu definisi tentang perempuan yang harus diikuti semua orang.
Setiap perempuan punya jalannya sendiri.
Dan mungkin, itulah yang ingin dirayakan melalui EIGER Women Flagship Store Bandung.
Dengan dibukanya EIGER Women Flagship Store di Jalan Sumatra, Bandung kini punya satu ruang baru yang bisa menjadi titik temu bagi perempuan dan komunitas.
Bukan hanya tempat belanja perlengkapan outdoor, tetapi juga ruang untuk bertemu, bergerak, belajar, berbagi, dan mendapatkan inspirasi.
Saya sendiri melihat konsep seperti ini cukup menarik karena pengalaman berbelanja sekarang memang sudah berubah.
Orang tidak hanya mencari produk.
Kita juga mencari pengalaman, komunitas, cerita, dan rasa nyaman.
Dan ketika sebuah brand mampu menciptakan ruang yang membuat orang ingin datang kembali, bukan hanya karena produknya tetapi karena suasananya, menurut saya di situlah hubungan antara brand dan konsumennya mulai terasa lebih dekat.
Jadi, buat teman-teman perempuan di Bandung yang suka aktivitas outdoor, traveling, olahraga, atau sekadar ingin mencari perlengkapan yang mendukung aktivitas sehari-hari, mungkin EIGER Women Flagship Store Jalan Sumatra bisa masuk dalam daftar tempat yang perlu dikunjungi.
Siapa tahu, bukan hanya menemukan perlengkapan baru untuk menemani perjalanan, tetapi juga menemukan komunitas baru dan cerita baru.
Karena pada akhirnya, perjalanan setiap perempuan memang berbeda.
Yang penting, jangan berhenti berjalan.
Selamat datang di rumah baru perempuan di Bandung, EIGER Women Flagship Store.
Kalau kamu sudah pernah berkunjung ke EIGER Women Flagship Store Bandung, bagian mana yang paling menarik perhatianmu? Produk, konsep tokonya, atau justru kegiatan komunitasnya? Cerita di kolom komentar, ya.
Sampai jumpa pada postingan selanjutnya,
Tian Lustiana