Bismillah,
"Attitude is a little thing that makes a big difference"
Iya sih, berlaku baik / bersikap baik itu memang hal mendasar banget ya dalam kehidupan manusia itu, yang harus diingat tuh adalah bahwa manusia mahluk sosial, butuh bantuan orang lain dalam menjalani kehidupan ini, ye kan gaes?
Setelah saya mengamati, menelaah dan juga masuk langsung ke beberapa ruang lingkup pekerjaan, komunitas dan lingkungan lainnya saya banyak belajar dengan beberapa karakter manusia, dan itu beda - beda banget. So, kalau saya dulu egois ingin selalu dimengerti dan dipahami orang lain, saya bego. Ya, bego aja, begitu banyak karakter dan sifat manusia di dunia ini, dan saya minta dimengerti? Hello. Kadang kita perlu untuk menjadi bego dulu sebelum akhirnya bisa menjadi pintar, dengan apa? Dengan belajar, belajar dan terus belajar. Ya, belajar memahami karakter orang lain, implementasikan ke diri sendiri. Begitulah cara saya belajar untuk mengerti dan memahami karakter orang lain. Mungkin dengan bertambahnya usia juga ngaruh yah. Dulu ketika usia ini masih muda belia, mungkin saya ga pernah mikirin kayak gini, tapi sekarag saya selalu mikirin gimana kalau hal itu terjadi sama diri saya, dan selalu gitu. Mungkin beberapa orang mikirnya saya baper, padahal bukan. Saya hanya ingin belajar memahami orang lain, supaya orang lain pun bisa paham akan diri saya ini, ga minta lebih sih dikit aja udah alhamdulillah.
Salah satu ruang lingkup itu adalah dunia kerja. Saya memasuki dunia kerja dari usia 18 apa 19 tahun, lupa. Pokoknya dulu saya gak mau kuliah, saya mau kerja. Jadi kalau dihitung - hitung saya masuk dunia kerja itu udah hampir 15 tahun an kali yah. Waw, selama itu gengs? Saya pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain, dari kantor A ke kantor B, ke kantor C dan sampai akhirnya ke kantor yang sekarang. Saya lupa berapa kali pindah, haha. Yang pasti saya sering pindah - pindah, dulu. Saya pernah kerja di berbagai lingkungan, dari yang berhadapan dengan konsumen langsung sampai yang berhadapan dengan benda mati terus juga pernah, banyak hal lah yang bisa saya pelajari.
Kepanjangan euy pembukanya, maafkan saya jadinya curhat. Tapi memang niat saya nulis ini mau curhat, curhat seputar attitude di ruang lingkup dunia kerja yang sudah diabaikan. Banyak sekali para karyawan baru yang mengabaikan attitude ini, terutama mereka yang mengaku sebagai generasi Millenial, generasi gadget, generasi keren, generasi muda masa kini.
Karakter orang beda - beda kan ya gaes? Setuju?
Dalam dunia kerja pun gitu, teman kerja dengan karakter yang berbeda. Okelah gak masalah karakter, its your choice silakan aja mau egois mau apa kek mau judes, mau caper, mau carmuk, mau manja, bebaskanlah sis yang penting ada hal yang perlu diketahui untuk memasuki dunia kerja / lingkungan baru.
ADALAH ATTITUDE!
Attitude dalam dunia kerja
Jujur, saya suka gemas, kesel dan pengen marah kalau liat beberapa orang staff / karyawan baru yang gak punya sopan santun, ga ada respect atau etika sama orang lama. Duh, sebal aja liatnya. Sepele sih, namun buat saya ini tuh besar pengaruhnya. Coba deh temen - temen perhatiin seberapa penting attitude dalam dunia kerja. Mulai dari rekrutmen, pake psikotes dan tes lainnya kan? Kayak wartegg tes, tes logika dan tes lainnya. Buat apa sih? Pastinya sebagai acuan biar terlihat kemampuan EQ (emotional quotioent) dan IQ (intellligent Quotient) nya, ya kan? Sok coba mana nih para HRD, iya kan?
Coba perhatiin lagi deh.
Misalnya nih yah, ada karyawan baru di kantor nih. Normalnya itu karyawan mengadakan pendekatan dong sama karyawan lama, terkait urusan kerjaanlah pastinya. Ya basa - basi lah nanya nama, rumah dan membuka obrolan ringan lainnya, biar apa sih basa - basi atau kenalan sama karyawan lama?
BIAR KERJA NYAMAN.
Ya, biar kerja nyaman. Emang enak gitu kalau kerja gak saling sapa? Gak saling tanya, emang bisa kerja kayak gitu?
Saya sih engga. Kerja tuh enaknya ada kenyamanan antar karyawan, jangan sampai deh karyawan baru ketus, judes, manja, nyebelin dan parahnya lagi jangan sampai karyawan baru itu ngerasa ga mau kenal sama karyawan lama. Jadi, attitude itu erat sekali kaitannya sama hubungan kerja dan hubungan pertemanan di kantor loh. Jangan sampai anda ya para karyawan baru ga betah hanya karena merasa karyawan lama judes, tanya lagi sama diri sendiri, sudah baik kah attitude terhadap karyawan senior?
Hal penting tentang attitude :
Attitude mengalahkan hard skill
Skill sih bisa dipelajari, pasti semua orang bisa. Namun kalau attitude bakalan sulit diubah / diperbaiki. Misalnya gini gaes, seseorang dengan sifat dan karakter tertentu biasanya sih ga bakalan alami perubahan signifikasn, bisa dilihat ketika psikotes yang sudah dilakukan. Bisa ke cek apakah karyawan ini oke apa engga buat direkrut, kurang lebih gitu kali yah.
Biasanya, HRD dan pihak perusahaan tuh bakalan memilih orang yang pribadinya mudah beradaptasi , terbuka dan juga rendah hati. Ingat gengs, rendah hati bukan rendah diri apalagi merendahkan orang lain.
Attitude, bikin suasana kerja antar karyawan lebih kompak
Saya sih percaya banget sama ini. Karena pastinya semua orang tuh paling senang kalau dihargai, ya kan? Bahkan kalau atasan sukanya marah - marah namun ada kenyamanan diantara para bawahan, ya gak masalah sih.
Memang sih, pasti ada aja teman kantor yang type hard people atau susah diajak kerjasama tapi tenang saja selama punya attitude baik pasti bakalan bisa bekerjasama dengan baik dan akan menjadi teman yang kooperatif. Dan masalah atau kerjaan seberat apapun pasti akan selesai dengan ketenangan dan kenyamanan, beneran deh.
Gimana? kalau menurut temen - temen? Setuju kan kalau attitude itu penting dalam dunia kerja?
With Love,
Tian lustiana