Kenali Minat Bakat Dan Gaya Belajar Anak

Bismillah, 

Pernahkah teman - teman merasa bahwa anak - anak malas belajar? Bisa jadi sebetulnya anak tidak malas, hanya saja kita tidak mengetahui gaya belajar yang tepat untuknya.

Ya, betul sekali, kadang kita memang tidak tahu atau belum paham akan gaya belajar yang tepat untuk anak. Makanya penting banget untuk kita sebagai orang tua untuk mengenali minat bakat anak sejak kecil. 

Kenapa harus mengenali minat & bakat anak sejak usia dini? Karena kita sebagai orang tua bisa mengarahkan anak dengan tepat dan juga sesuai dengan usia anak. Sudah pasti temen - temen semua paham dong kalau minat & bakat anak ini nantinya akan menjadi life skill atau kemampuan khusus untuk anak dimasa depannya. 



Mengingat betapa pentingnya mengenali minat & bakat anak, yuk kita belajar untuk mengenali minat & bakat anak dengan beberapa cara, diantaranya : 

Berikan stimulus pada anak 

Memberikan stimulus pada anak merupakan cara yang baik untuk merangsang anak supaya bisa lebih mengeksplor diri dan juga lingkungannya. Bagaimana nih caranya? Kita bisa memberi anak kesempatan untuk mengenal berbagai macam bentuk kegiatan - kegiatan, misalnya olahraga, aktivitas yang anak sukai dan juga jenis kegiatan yang ada dilingkungan anak. 

Mengamati tingkah laku anak 

Amati tingkah laku anak dan kegiatan apa saja yang disukai anak dan membuatnya senang dan melakukan kegiatan itu secara berulang. Biasanya jika anak menyukai suatu kegiatan maka ia akan lebih ingin tahu lagi tentang kegiatan itu. Tandanya anak mulai tertarik dengan kegiatan tersebut. 

Mengamati kecerdasan anak 

Penting banget nih mengamati kecerdasan anak, karena setiap anak itu memiliki kecerdasan berbeda. Inilah jenis - jenis kecerdasan pada anak yang biasa disebut dengan kecerdasan majemuk (multiple intelligence)  yang bisa menjadi acuan kita para orang tua untuk menggali minat dan bakat anak. 

  • Kecerdasan linguistik (word smart)
  • Kecerdasan logika matematika (number smart)
  • kecerdasan visual spasial (picture smart)
  • Kecerdasan kinestetik (body smart)
  • Kecerdasan interpersonal (people smart)
  • Kecerdasan intrapersonal (self smart)
  • Kecerdasan naturalis (Nature smart)
  • Kecerdasan ektensial (extential intelligence)

Beri anak ruang untuk berekspresi dan berikan dukungan positif 

Jika kita sudah kenal dan paham sama minat & bakat anak, maka selanjutnya adalah memberikan ruang yang tepat supaya anak bisa mengekspresikan kemampuannya. Mungkin bisa mencoba untuk menghubungi seorang ahli dalam kegiatan yang anak sukai supaya anak lebih bisa berekspresi dan bergerak aktif. 



Sebagai orang tua, kita hanya bisa memfasilitasi dan memberikan dukungan positif supaya anak bisa mengembangkan minat & bakatnya. Dukungan positif dari orang tua ini sangat memberikan peranan besar dalam tumbuh kembang anak dan juga mengembangkan minat & bakatnya. 

Memberikan waktu untuk anak bersosialisasi 

Penting sekali ini untuk memberikan waktu kepada anak bersosialisasi dengan teman - temannya. Ketika anak berkumpul dengan temannya biasanya akan saling support dan menunjukkan skill nya masing - masing serta bertukar cerita dan melakukan aktivitas yang disukainya. 


Setelah mengenali minat & bakat anak, sekarang kita kenali gaya belajar anak. Karena minat, bakat dan gaya belajar memiliki keterkaitan yang erat untuk masa depan anak. 

Apakah anak termasuk yang memiliki gaya belajar visual,  auditori ataukah kinestetik ?

VISUAL
Untuk yang memiliki gaya belajar visual, fokusnya pada penglihatan. Ketika anak mempelajari hal yang baru biasanya tipe yang visual ini butuh melihat sesuatu secara visual untuk lebih mudah memahami dan juga mengerti. 

Tipe visual ini biasanya lebih nyaman belajar dengan menggunakan warna - warna, garis ataupun bentuk. Biasanya anak visual biasanya lebih memiliki pemahaman yang oke terhadap nilai artistik. 

Bagaimana nih melihat apakah anak termasuk tipe visual, inilah karakteristik anak yang memiliki tipe belajar visual : 

✔ Anak tipe visual akan lebih mudah mengingat apa yang dilihatnya dibandingkan apa yang ia dengarkan. 
✔ Lebih suka membaca dibandingkan dibacakan. 
✔ Jika bicara, temponya lebih cepat. 
✔ Peduli dengan penampilan & pakaian. 
✔ Lebih sulit menerima instruksi secara verbal dibandingkan ditulis.
✔Tidak mudah terganggu dengan keramaian.
✔ Lebih suka menggambar apapun di kertas kosong. 

Bagaimana cara belajar yang tepat untuk anak visual? Untuk cara belajarnya bisa belajar dari gambar atau video yang menarik, membaca buku yang ada ilustrasi, ketika belajar bisa sambil menggambar atau doodling supaya lebih fokus, menggunakan alat tulis berwarna untuk membuat catatan dan juga bisa membuat mind map supaya belajar lebih mudah. 

AUDITORI
Untuk anak yang memiliki gaya belajar auditori ini biasanya lebih cenderung andalkan pendengaran untuk menerima informasi. Namun gimana ketika belajar ada tampilan visual? Tentu saja tidak masalah, karena bisa dengan seksama mendengarkan guru menerangkan dengan baik dan jelas. 

Biasanya tipe belajar ini tuh lebih peka dan hapal dengan apa yang ia dengarkan bukan apa yang ia lihat. 

Untuk karakteristiknya yang termasuk tipe auditori adalah : 
🔈Lebih mudah ingat sesuatu yang didengarnya. 
🔈Lebih senang mendengarkan.
🔈Sangat mudah terganggu dengan keramaian.
🔈Senang membaca dengan mengeluarkan suara. 
🔈Menjadi seorang pembicara yang fasih. 
🔈Mudah ingat nama ketika berkenalan dengan orang baru. 

Untuk cara belajar anak dengan tipe auditori ini adalah dengan mendengarkan musik yang ia sukai, merekam ketika guru menjelaskan untuk kemudian diulang kembali, jika menghapal dengan membaca buku lebih baik dikeraskan supaya gampang menghapal, lebih senang belajar bersama teman, berdiskusi agar cepat paham. 

KINESTETIK
Untuk anak yang memiliki gaya belajar kinestetik ini lebih senang yang melibatkan gerakan. Biasanya lebih mudah mempelajari suatu hal yang bukan hanya membacanya namun praktik juga. 

Tipe kinestetik ini lebih senang melakukan atau menyentuh objek yang ia pelajari, karena itu akan memberikan pengalaman tersendiri, makanya nih anak kinestetik ini tidak betah diam lama - lama. 

Karakteristik anak dengan tipe kinestetik : 
☺ Senang belajar dengan metode praktik langsung.
☺ Sulit menulis namun sangat pandai bercerita. 
☺ Menyukai aktivitas yang melibatkan gerak tubuh.
☺ Ketika berkomunikasi banyak menggunakan bahasa / isyarart tubuh.
☺ Menghapalnya tidak bisa diam, bisa dengan cara berjalan atau melihat. 

Cara belajar yang tepat untuk anak kinestetik adalah ketika mendapatkan materi belajar, langsung praktikkan jangan ditunda - tunda, bisa belajar dengan melakukan aktivitas yang melibatkan gerak, melakukan eksperimen dan materi yang didapatkan.


Itulah gaya belajar anak yang harus diketahui. Nah supaya lebih memahami gaya belajar anak bisa konsultasi privat dengan konselor di Brain academy online. Di Brain academy online orang tua bisa mengarahkan anak untuk ikutan tes minat dan bakat. Gunanya supaya mengetahui minat & bakat serta bisa konsultasi mengenai hasilnya kepada kakak konselornya. 


Bukan hanya itu loh, bimbingan belajar online di Brain Academy Online bisa membantu untuk orang tua dan anak yang bingung ingin masuk jurusan mana kuliahnya, langsung tanyain saja ke konselornya karena nanti akan diberikan referensi yang lengkap. 

Penasaran bukan sama bimbel online di Brain Academy online? 



With Love,

Tian Lustiana 

Add Comments

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.
EmoticonEmoticon