Monday, 2 March 2015

Balas komentar di blog pentingkah?

Link ke posting ini
Dalam dunia per-blog-an sudah biasa kali yah dengan aktivitas blogwalking. Awalnya sih saya juga agak kurang paham dengan aktivitas ini, blogwalking ini sering saya lakukan juga tapiii menjadi silent reader aja alias mahal untuk berkomen, eits tapi itu dulu. Sekarang udah lumayan sih suka komen - komen an selepas ber blogwalking. 

Biasanya, jika kita berkunjung ke blog seseorang, otomatis si seseorang itu bakalan berkunjung balik dong ke blog kita dengan catatan kita meninggalkan komentar. Kalau tidak meninggalkan komentar, mana mereka tahu bahwa kita pernah menyambangi blognya, ya kan? 

Nah, cara paling jitu meninggalkan jejak di blog lain adalah dengan meninggalkan komentar. Dengan meninggalkan komentar, yakin deh si pemilik blog akan langsung berkunjung balik ke blog kita, makanya untuk menarik mereka langsung mengunjungi blog kita, biasakan memasukkan nama dan url postingan pada form komentar, jadi orang yang klik nama kita tidak pusing harus klik lagi. 

Mengingat cukup penting melontarkan komentar di blog orang lain, pastinya blog kita juga akan kebanjiran komen dong. Nah penting gak sih balesin komentar orang di blog kita?

Saturday, 28 February 2015

#28 Komitmen Pada Diri Sendiri

Link ke posting ini

Komitmen ternyata bisa diimplementasikan dalam berbagai bentuk, komitmen atau secara harfiah bisa diartikan sebagai janji pada diri sendiri atau pada orang lain yang biasanya dicerminkan dalam suatu tindakan. Yang susah dilakukan adalah komitmen terhadap diri sendiri, hiks. 

Februari pun berlalu, komitmen pun tidak terlaksana dengan baik. Hmmm kesibukan yang merajalela lah pencetus betapa aku tidak bisa berkomitmen untuk posting selama bulan Februari setiap hari, seperti komitmenku disini. Tapi harapan tinggallah harapan, dari 28 hari selama bulan Februari, saya hanya bisa posting 18 hari saja. Sakitnya tuh disini, hihi. 

Ternyata, berkomitmen dengan diri sendiri itu bisa dengan mudahnya dilanggar, beda jika berkomitmen dengan orang lain yang sekuat tenaga direalisasikan. 

Jadi bagaimana dong agar bisa tetap bertahan terhadap komitmen yang dibuat sendiri? 

  1. Merubah kebiasaan. Rubahlah kebiasaan anda agar bisa selaras dengan komitmen yang dibuat. 
  2. Pikiran positif. Yakinlah bahwa komitmen yang dibuat ini akan menjadi jalan yang mengandung keberhasilan. 
  3. Cari dukungan. Sebagai manusia mahluk sosial, tentu saja selain dukungan dari diri sendiri, dukungan dari orang lain juga memiliki pengaruh baik dalam mencapai target berkomitmen pada diri sendiri ini.
  4. Back to our self. Sebagaimana besarnya target yang ingin dicapai jika tidak ada kesadaran dari diri sendiri tentu saja hasilnya akan NOL BESAR. Maka review diri sendiri, apa saja yang salah. 

Friday, 27 February 2015

#27 Fenomena Batu Akik

Link ke posting ini
Fenomena Batu Akik 

Akan ada suatu masa dimana para anak bangsa disibukkan dengan beberapa hal, dan masa itu adalah masa sekarang. Aktivitas yang kerap dilakukan sekarang adalah MENGGOSOK BATU AKIK. Ah awalnya saya gak terlalu memperhatikan aktivitas mereka yang menggilai batu akik, namun lama - kelamaan kerumunan demi kerumunan kerap saya temukan di setiap tikungan dan perempatan yang tiada lain adalah berkerumunnya orang - orang penggila batu akik. 
Dokumen pribadi 

Banyak pemakai batu akik yang merasa dirinya lebih percaya diri dan lebih keren memakai batu akik itu. Bahkan ada juga yang memiliki kepercayaan khusus pada sang batu akik. Entahlah, mereka sendiri yang bisa merasakan kecintaannya pada batu akik. 

Jika memang batu akik dipakai hanya untuk menambah kepercayaan diri dan sebagai hiasan sih boleh saja, asalkan jangan sampai musyrik. Tidak sedikit orang yang memakai batu akik sebagai ilmu pengasihan atau lainnya, padahal sesungguhnya mereka itu sednag berada pada kemusyrikan. 

Thursday, 26 February 2015

#26 Apa Itu Baby Blues

Link ke posting ini
Apa itu baby blues?

Baby blues itu adalah suatu perasaan sedih, gundah dan gulana yang dirasakan seorang wanita / perempuan setelah melahirkan. 

Saya sendiri pernah merasakannya, dulu ketika melahirkan Marwah. Pada saat itu mungkin saya terlalu lelah, dan perasaan sedih, galau dan gundah itu saya rasakan ketika suami sedang tidak di rumah. Alhamdulillah, segera saya bisa mengatasi baby blues syndrome yang sekitar 3 hari melanda saya. Ketika Marwah kecil menangis, ada sedih dan rasa ingin menangis juga dalam hati, hmmm mungkinkah itu baby blues? Entahlah, yang pasti saya merasakan perasaan yang tidak biasanya. Namun seiring waktu, saya bisa mengatasi baby blues itu dan bisa kembali riang gembira. 

Memang apa saja gitu gejala baby blues itu? 
  1. Lelah
  2. Lebih mudah merasa kesal
  3. Suka menangis tanpa sebab yang jelas

Tuesday, 24 February 2015

#24 Bedanya Blogger dan Novelis

Link ke posting ini
Bedanya Blogger dan Novelis. 

Hmm awalnya saya mengartikan bahwa blogger dan novelis itu sama, maksudnya sama - sama menulis. Jadi saya pikir untuk belajar menulis novel, dalam bayangan saya mudah aja menulis novel seperti menulis postingan atau review. Pada awalnya memanglah agak mudah, beberapa kalimat sudah saya tulis, dan kemudian di beberapa alinea saya merasakan semacam kebuntuan pencarian ide. Padahal kalau untuk menulis postingan saya hanya butuh beberapa saat saja untuk menenangkan pikiran jika sedang buntu, tapi ini beberapa saat saja tidak bisa memulihkan kebuntuan otak saya mencari ide. Sudah dalam hitungan bulan, draft saya masih menggantung bebas di bab 1, dan saya tidak tahu lagi bagaimana meneruskannya. Inilah writers block gitu? Ah entahlah. 

Monday, 23 February 2015

#23 Disitu Kadang Saya Merasa Sedih

Link ke posting ini
Disitu Kadang Saya Merasa Sedih.

Eits ini mah postingan bukan MEME nya ibu Polwan yah, hihi. 

Merasa sedih. manusiawi banget sih kalau menurut saya. Bahkan memang semua orang yang menghirup udara pernah merasakan sedih, ya kan? hayoh lah ngaku aja. 

Entah itu orang kaya, miskin, setengah kaya, setengah miskin, cantik, jelek, setengan cantik, setengah jelek, pria, wanita, anak, dewasa ah pokoknya semua manusia yang berada dimuka bumi ini pasti pernah merasakan sedih. 


Rasa sedih adalah suatu perasaan dimana kita menunjukkan seuatu kehilangan, ketakutan, rasa sakit, risau, gundah, gulana dan kesusahan yang dialami dalam suatu kondisi. Biasanya, jika sedih maka air mata ikut meleleh, sadar atau tidak. 

Wajar dan normal jika manusia merasakan kesedihan, asalkan tidak berlarut terlalu lama. Bisa jadi suatu kesedihan malah mampu menjadi kebahagiaan, kelak iya kelak. Jika memang suatu kebahagiaan  harus diawali dengan rasa sedih, kenapa enggak. 

Ada beberapa siasat saya melawan kesedihan, biasanya saya lakukan ketika saya sedih. 

Sunday, 22 February 2015

#22 Rumah The Panas Dalam

Link ke posting ini
Bukan sekedar makan di rumah the panas dalam.

Kuliner Bandung kedatangan pendatang baru nih, RUMAH THE PANAS DALAM. Gak asing lagi kan dengan nama THE PANAS DALAM? Band asal Bandung yang menurut saya sih "aneh". Lagu - lagu mereka juga "aneh" tapi setelah didengarkan sih enak. Apalagi sang imam besar ayah Pidi Baiq yang gokil. Saya kira ayah Pidi Baiq itu cuman gokil di twitter doang, eh ternyata dia gokil beneran, peace lah yah. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...