Kamis, 29 Agustus 2024

Aktivitas Seru dan Edukatif untuk Anak di Happy Kamper

Aktivitas Seru dan Edukatif untuk Anak di Happy Kamper

 Bismillah, 


"Didiklah anakmu sesuai zamannya, karena mereka hidup pada zamannya bukan pada zamanmu"


Sebuah pesan mendalam dari Ali bin Abi Thalib. 


Ya, sebagai orangtua kita nggak bisa menyamakan zaman kita dengan zaman anak sekarang., zaman anak sekarang semuanya serba digital, kemajuan internet pun semakin pesat. Jadi sangat tidak bisa kita samakan dengan zaman kita dulu, jadi jangan ada lagi tuh ungkapan "ibu mah dulu gini, ibu mah dulu gitu", karena zaman sudah berbeda say. 




Anak - anak sekarang, balita pun sudah melek teknologi, sudah tahu internet. Jadi, kita sebagai orangtua yang harus memberikan fasilitas dan membatasinya, jangan sampai juga anak menjadi gaptek, ya kan? 


Orangtua hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk anak - anak, untuk mendukung tumbuh kembangnya dengan baik, salah satunya menyediakan aktivitas seru untuk anak. Bukan hanya membuat anak senang namun juga edukatif dan bermanfaat. 


Buat saya pribadi, mencarikan aktivitas yang bukan hanya seru dan bikin anak anteng itu butuh effort banget, harus pandai memilih karena banyak sekali aktivitas - aktivitas online, jadi butuh banyak rekomendasi nih. Alhamdulillah setelah tanya sana - sini dan googling juga akhirnya menemukan sebuah aplikasi yang memang menjadi solusi banget untuk para orangtua yang ingin memberikan fasilitas untuk mendukung tumbuh kembang anak, adalah Happy Kamper. 




Happy Kamper, apa itu?


Sebuah aplikasi inovatif pertama yang memang khusus disediakan untuk memenuhi layanan aktivitas anak. Dirancang secara khusus untuk membantu para orangtua untuk menemukan berbagai aktivitas untuk anak - anaknya. Tentu saja aktivitas yang mengedukasi, bukan sekedar bikin anak seru - seruan. Jadi aplikasi ini tuh bisa membantu orangtua untuk menemukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan juga bakat anak. Lengkap, mulai dari kelas seni, olahraga, les musik, belajar kegiatan ilmiah bahkan sampai akses taman bermain juga ada. 


Saking banyaknya bikin orangtua bingung, oh tenang saja. Karena di aplikasi ini orangtua juga bisa membandingkan aktivitas untuk kemudian memesan mana yang pas untuk anak melakukan aktivitas serunya. 




Jadi, ternyata Happy Kamper ini adalah aplikasi pertama di Indonesia yang fokus pada penyediaan aktivitas dan juga kegiatan untuk anak, jadi orangtua nggak bingung ya mau nyari kemana. Orangtua juga bisa rencanakan liburan anak loh, langsung deh search dan pilih mau liburan seperti apa, sepertinya berlibur sambil bertualang pada akhir pekan bisa menjadi pilihan, seru dan lebih bonding dengan anak juga. Ada juga beberapa aktivitas gratisnya loh. 




Sebagai orangtua, saya senang banget sama aplikasi ini karena membantu saya dalam mencarikan kegiatan untuk anak. Memiliki fungsi juga sebagai penyedia layanan yang menampilkan banyak penawaran untuk berbagai acara keluarga, juga kelas -  kelas yang bisa diikuti untuk anak beraktivitas, tentunya saja berkualitas dan terpercaya. 


Kerennya lagi, Happy Kamper ini bisa membuat saya menjelajahi banyak aktivitas untuk anak, ada sekitar 11 kategori yang beda - beda, dan tersebar di kota - kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Bekasi dan juga Depok. Alhamdulillah Bandung juga ada, jadi saya bisa eksplor banyak tempat buat anak beraktivitas nih. Happy Kamper ini satu - satu nya aplikasi referensi tempat liburan dan aktivitas anak, jadi nggak bingung lagi nyari referensi. 


Apa saja sih keunggulan dari Happy Kamper ini?


✔ Ragam pilihan aktivitas 

Happy Kamper memiliki banyak pilihan aktivitas yang aman dan juga terpercaya. Tawarkan ragam kegiatan yang bisa dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. Ada kegiatan indoor dan juga outdoor. Ada kegiatan seni, sains dan lainnya. 


✔ Aktivitas yang aman dan terverifikasi


Semua kegiatannya aman dan terpercaya, karena sudah melalui pemeriksaan ketat dan dipastikan sudah penuhi standar keamanan. Kegiat annya banyak sekali dan dipastikan anak - anak tidak akan bosan karena setiap kegiatan menarik untuk diikuti. 


Happy Kamper mengutamakan keamanan dan keselamatan serta kualitas dari setiap aktivitas. 


✔ Ada filter usia, jenis aktivitas dan juga lokasi 

Saya bisa bilang ini keunggulan yang sangat saya apresiasi, ya karena ada pilihan untuk filter kegiatan berdasarkan usia anak dan juga lokasi. Dipastikan deh semua kegiatan yang kita pilih itu memang sesuai dengan usia anak, sesuai dengan kebutuhan dan juga kemampuan anak, yang penting sesuai dengan lokasi karena kan nggak mungkin setiap saat kita bisa liburan atau aktivitas yang jauh. 


✔ Instruktur profesional 

Tim instruktur nya pun dijamin profesional dan berkomitmen untuk kembangkan berbagai bakat dan juga keterampilan anak. Tim instruktur dengan latar belakang yang beragam dan juga pengalaman yang oke serta mumpuni pada bidangnya, bisa memberikan panduan dan juga keahlian yang profesional pada setiap kelas dan aktivitas. Jadi anak semakin kaya pengetahuan dan perjalanan pembelajarannya makin menyenangkan. 



✔Kemudahan dalam pemesanan 

Aplikasi ini sangat user friendly, jadi jangan khawatir nggak bisa menggunakan aplikasinya. Karena pemesanannya pun sangat mudah, orangtua bisa daftarkan anak dalam berbagai kegiatannya hanya dalam satu genggaman dan satu klik dalam aplikasi. 




✔ Review dan rating serta fitur pemberitahuan serta pengingat 

Pengalaman pribadi saya kalau melihat aplikasi itu suka dilihat dari testimoni pengguna, kemudian memutuskan untuk lanjut apa tidak. Nah, Happy Kamper ini memberikan fasilitas untuk pengguna memberikan review dan rating. Jadi kita bisa mendapatkan insight ya sebelum memilih aktivitas yang akan kita pesan. 


Asyiknya, di Happy Kamper ini lengkap dengan fitur pemberitahuan dan pengingat juga loh, jadi nggak akan melewatkan kegiatan yang sudah dipilih. Ini sih cocok banget buat ibu - ibu yang suka lupa nih kayak saya. Jadi bisa mempersiapkan kegiatan dengan sebaik - baiknya ya kan? 




Kenapa saya rekomendasikan Happy Kamper ini untuk para orangtua? 


Jujurly, saya happy banget dengan kehadiran aplikasi Happy Kamper ini, karena selama ini saya suka bingung mau ajak anak main kemana, ke tempat biasa sudah dipastikan anak bosan dan nggak happy pas diajak kesana lagi. Dengan aplikasi ini saya bisa mendapatkan banyak kegiatan yang menyenangkan dan juga edukatif. Jadi momen berharga bersama anak bisa tercipta, kan bukan barang mahal apa yang akan diingat anak kelak, namun momen dimana kita bersama dan bahagia. 


Happy Kamper ini pun bisa disebut sebagai platform referensi yang bisa menjadi andalan para orangtua yang ingin merencanakan liburan kegiatan bareng keluarga yang menyenangkan dan memorable. Untuk yang stay di Bandung nih banyak sekali rekomendasi aktivitas anak di Bandung, jadi nggak bosen kan kalau liburan nggak kesitu lagi kesitu lagi, hehe. 


Jadi, saya rekomendasikan banget untuk orangtua yang ingin memberikan pengalaman tak terlupakan pada anaknya. Yuk langsung saja download aplikasi Happy Kamper, ada banyak promo menanti dan deal khusus dengan harga paling oke. Bisa download di app store atau play store kok. 


Sampai jumpa pada postingan selanjutnya, dan selalu bahagia yaaa. 


See you,


Tian lustiana 


Senin, 24 Mei 2021

5 Tips Mengurangi Kecanduan Anak Terhadap Gadget

5 Tips Mengurangi Kecanduan Anak Terhadap Gadget


Bismillah,

Suka ngeluh tentang anak yang terlalu lama bermain gadget? Kesel sama anak yang fokusnya hanya sama gadget? Kecanduan gadget pada anak memang cukup meresahkan dewasa ini, karena tentu saja gawai ini tidak hanya berbahaya bagi kesehatan tapi juga mental anak. Orang tua yang pusing melihat anaknya terlalu fokus pada gadgetnya, tentu menginginkan solusi terbaik pada masalah tersebut. 


Mengurangi Kecanduan Gadget Pada Anak

Ciri-ciri anak kecanduan gadget Salah satunya yaitu kurang suka bepergian keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain. Bila ini sudah terjadi, tentu orang tua harus cepat mencarikan solusi agar anak teralihkan dari kecanduannya.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan oleh mama papa untuk membantu anak mengurangi ketagihannya pada gawai. 

1. Beri Pemahaman Pada Anak Akan Bahaya Gadget 

kecanduan gadget pada anak harus di atasi
kecanduan gadget pada anak harus di atasi dengan memberikan pemahaman kepada anak tentang bahayanya. Image credit: freepik.com

Mengurangi kecanduan gadget pada anak, tentu saja orang tua harus memberikan edukasi terkait bahaya gadget bagi anak kecil. Terutama anak SD yang seharusnya lebih banyak melakukan hal-hal menarik tanpa gadget. Untuk hal ini orang tua bisa mencari tahu lebih dalam bahaya gadget untuk jangka pendek dan jangka panjang. 

Karena biasanya si kecil tentu memiliki banyak pertanyaan saat diberi tahu tentang sesuatu. Oleh karena itu, sebagai orang tua harus memiliki informasi yang cukup ketika mengedukasi anak perihal bahaya penggunaan gadget. 

Agar lebih fun, mama papa bisa memberi pemahaman anak perihal bahaya gadget menggunakan konten video. Ada banyak konten video edukasi yang bisa anda cari di internet ataupun platform YouTube. 

Mama papa juga bisa memberi pemahaman pada anak bahwa gadget bukan merupakan cermin gaya hidup yang sehat. Lebih baik melakukan kegiatan olahraga dibanding fokus pada gadget terlalu lama. 

 2. Ajak Anak Melakukan Kegiatan Bermanfaat

Cara mengalihkan perhatian anak dari gadget tentu saja dengan mengajaknya melakukan aktivitas bermanfaat dan menarik. Ada banyak aktivitas atau kegiatan yang bisa dilakukan oleh anak baik di dalam rumah maupun di dalam rumah bersama orang tuanya. Contoh kecilnya adalah dengan mengajak anak untuk olahraga demi gaya hidup yang lebih baik. 

Atau bermain game edukasi tanpa gadget, seperti mengenalkan permainan tradisional misalnya. Pengalihan ini tentu saja tidak hanya meminimalisir penggunaan gadget pada anak, tapi juga membuat anak punya kegiatan yang lebih produktif.

Bermain bersama anak, tentu saja bisa membantu kedekatan mama papa dan anak-anaknya. Terlebih bagi orang tua yang punya banyak kegiatan di luar rumah, mengajak anak bermain bisa membuat keakraban kembali terjalin.

 

3. Kurangi Waktu Pemakaian Gadget

kurangi kecanduan gadget pada anak dengan membatasi waktu pemakaianya
kurangi kecanduan gadget pada anak dengan membatasi waktu pemakaianya, apalagi yang di usia 2 tahunan. Image credit: freepik.com

Terlalu lama di depan gadget membuat anak melupakan segala hal. Mulai dari makan, mandi hingga pelajaran sekolah. Nah untuk mengurangi kecanduan gadget pada anak, mama papa harus tegas membatasi waktu pemakaian gadget. 

Sebaiknya anak usia 3 tahun kebawah tidak boleh menggunakan gadget terlebih dahulu kecuali di dengan pengawasan orang tua. Lalu untuk anak 4 tahun hingga 5 tahun keatas hanya diperbolehkan memakai gadget 2 jam dalam sehari. 

Nah pada anak SD dan SMP, orang tua perlu lebih bijak lagi dalam memberikan batasan waktu penggunaan gawai. Karena sekarang anak-anak melakukan sekolah online, yang mana tidak jauh dari penggunaan gadget maka berikan jadwal pemakaian dengan tegas. 

Misalnya anak hanya boleh menggunakan gadgetnya saat belajar dari saja, setelah itu simpan gadget si kecil. Anak diperbolehkan bebas mengakses gadgetnya, misalnya untuk bermain game atau nonton video saat weekend. Itu pun harus dibatasi waktunya misalnya hanya 2 sampai 3 jam pada siang hari. 

 

4. Hindari Penggunaan Gadget  Di Tempat-Tempat Tertentu

Ternyata penggunaan gadget di wilayah tertentu bisa meningkatkan kecanduan anak pada gawainya. Penyebab anak kecanduan gadget salah satunya karena terlalu banyak menggunakan gawai saat di kamar. Kamar merupakan tempat untuk istirahat yang sebenarnya harus dihindari untuk bermain gadget berlama-lama disana.

Apalagi jika anak hobi bermain gadget sambil tiduran baik tidur telentang maupun tengkurap. Ternyata posisi ini cukup berbahaya bagi kesehatan anak jika dilakukan terus-menerus. Tempat lain yang juga berbahaya saat penggunaan gadget yaitu meja makan. 

Karena meja makan tentu saja tempat untuk berkumpul dengan keluarga saat makan sambil bercengkrama dengan anggota keluarga lain. Kebiasaan bermain gadget di meja makan, bisa mempengaruhi sikap anak yang tidak menghargai lawan bicaranya malah sibuk dengan smartphone-nya.

 5. Berikan Contoh yang Baik

 

mengurangi kecanduan gadget pada anak bisa dimulai dari orang tua yang memberikan contoh yang baik.
mengurangi kecanduan gadget pada anak bisa dimulai dari orang tua yang memberikan contoh yang baik. Misalnya dengan lebih banyak wanita anak bercengkrama tanpa gadget di meja makan. Image credit: freepik.com

Sebelum Anda menasehati anak agar tidak kecanduan gadget, orangtua tentu harus memberikan contoh yang baik terlebih dahulu. Artinya jika anda tidak menginginkan kecanduan gadget pada anak terjadi, tentu mama papa juga tidak boleh melakukan hal serupa di depan anak.

Memang terkadang mama papa yang punya pekerjaan dengan mobilitas tinggi, jadi tidak bisa jauh dari gadget.  Solusinya adalah dengan tidak memakai gadget sama sekali saat di depan anak. Karena tentu saja anak akan menirukan perilaku orang tuanya. 

Demikian beberapa tips yang bisa mama papa lakukan untuk  mengurangi kecanduan gadget pada anak. Nah untuk lebih maksimal, orang tua juga bisa memanfaatkan Kiddo.id. Kiddo.id merupakan platform edukasi yang membantu untuk mengembangkan potensi anak. Platform ini juga memiliki banyak konten edukatif yang bisa membantu anak belajar banyak hal. 

Terlebih kini Kiddo.id meluncurkan fitur terbarunya yakni Milestone Tracker yang memiliki banyak manfaat. Mulai dari fitur untuk pemantauan tumbuh kembang anak yang disesuaikan dengan usia dan  potensi anak dengan delapan kecerdasan majemuk. 

Terdapat pula fitur panduan aktivitas yang bisa disesuaikan dengan kelompok usia anak mulai 0 - 12 tahun. Serta dimaksimalkan pula dengan adanya jurnal perkembangan anak.

 

With love,

 

Tian Lustiana 

 

Jumat, 21 Agustus 2015

Makanan Dan Susu Satu Kali Proses Untuk Marwah

Makanan Dan Susu Satu Kali Proses Untuk Marwah

Marwah, termasuk anak yang enggak susah makan. Meski dulu pernah sih susah makan diusia 3 – 4 tahun, emang mungkin juga usia itu adalah usianya anak susah makan kali yah, dibujuk pun susah paling lebih rajin variasi menu makannya aja biar gak bosen. Menginjak usia 5 tahun, nafsu makan Marwah pun kembali normal, bahkan hampir dikatakan rakus lho karena setelah makan dan nyemil pun masih menanyakan susu. Ya, Marwah masih konsumsi susu bahkan sampai saat ini usia 7 tahun lho. 

Senang sekali berkunjung ke sawah, Marwah jadi tahu deh bahwa nasi awalnya dari beras dan beras ternyata awalnya padi. 

Kamis, 26 Februari 2015

#26 Apa Itu Baby Blues

#26 Apa Itu Baby Blues

Apa itu baby blues?

Baby blues itu adalah suatu perasaan sedih, gundah dan gulana yang dirasakan seorang wanita / perempuan setelah melahirkan. 

Saya sendiri pernah merasakannya, dulu ketika melahirkan Marwah. Pada saat itu mungkin saya terlalu lelah, dan perasaan sedih, galau dan gundah itu saya rasakan ketika suami sedang tidak di rumah. Alhamdulillah, segera saya bisa mengatasi baby blues syndrome yang sekitar 3 hari melanda saya. Ketika Marwah kecil menangis, ada sedih dan rasa ingin menangis juga dalam hati, hmmm mungkinkah itu baby blues? Entahlah, yang pasti saya merasakan perasaan yang tidak biasanya. Namun seiring waktu, saya bisa mengatasi baby blues itu dan bisa kembali riang gembira. 

Memang apa saja gitu gejala baby blues itu? 
  1. Lelah
  2. Lebih mudah merasa kesal
  3. Suka menangis tanpa sebab yang jelas