Jumat, 23 Agustus 2019

Bandung - Yogyakarta Menggunakan Kereta Api Malabar

Bandung - Yogyakarta Menggunakan Kereta Api Malabar

Bismillah,

Perjalanan Bandung - Yogyakarta dengan menggunakan Kereta Api Malabar. Perjalanan ke Yogyakarta ini sudah saya rencanakan dari beberapa bulan lalu. Awalnya mau pesan tiket Kereta Api Kahuripan yang murah meriah itu loh, namun ketika mau booking selalu full booked, katanya harus pesan maksimal 30 hari sebelum hari keberangkatan, tapi tetap saja, full booked. jadilah kami memesan Kereta Api Malabar seharga 225ribu. Berangkat pukul 15.57 dan sampai ke Yogyakarta itu sekitaran pukul 00.00 malam.


Karena sebelumnya saya belum pernah naik kereta api, jadi saya pikir Kereta Api Malabar ini nyaman lah untuk perjalanan selama kurang lebih 8 jam ini. Ternyata oh ternyata gengs, tempat duduk Kereta Api Malabar ini berhadapan, ada yang enam orang ada yang empat orang. ya mirip sama kereta ekonomi biasa yang 80ribuan. Bedanya kalau yang Malabar Ekonomi ini tuh ada AC dan kursinya memang lebih empuk. Jadi ya sudahlah nikmati saja hehhe.



Karena perjalanan masih sore, jadi pemandangan masih terlihat jelas. Neng Marwah memilih duduk didekat jendela untuk melihat pemandangan. Sesekali dia berdecak kagum sambil bilang "Masya Allah bu, indah banget yah!". Matanya terpesona oleh hamparan sawah dan pegunungan yang indah sepanjang jalan, dia mulai lupa bete nya tadi. Dia bete karena posisi duduk kami berhadapan dengan orang lain, hehe. Tapi alhamdulillah sepanjang jalan neng Marwah senang sekali.


Perjalanan Bandung - Yogyakarta memakan waktu kurang lebih 8 jam. Kereta Api yang kami tumpangi mengalami delay selama 34 menit, jadi harusnya kami sampai pukul 12 malam, jadi pukul setengah 1 malam.

Dalam kereta ekonomi ini pun ada penyewaan bantal, kami tidak sewa karena neng Marwah membawa bantal leher, jadi kami rasa itu cukup. Ada juga yang jualan (tim Restoran KeretaApi) yang menawarkan makanan dan minuman. Ada nasi goreng, bistik, nasi rames, ayam geprek, aneka snack, kopi, cokelat dan lainnya. Saya dan Gina memesan nasi goreng seharga 38rb, neng Marwah memesan bistik seharga 58rb, padahal awalnya kami sudah merencanakan ingin makan di restorannya, namun apa daya restoran ekonomi beda dengan restoran kereta lain wkwkkw, jadi kami makan di kursi saja. Neng Marwah memesan cokelat panas juga seharga 13rb, untuk air mineral itu 6ribu.


Nasi gorengnya enak?
Lumayan lah, tapi untuk harga 38ribu sih ga enak. Karena lapar jadi habis. Namun untuk bistiknya sama sekali ga enak, mahal ga enak pula. Steak nya kayak nugget sapi, kurang enak. Saus nya juga ga enak, hanya sayurannya saja dan kentang yang enak.



Dari stasiun kiaracondong, kami pun melalui beberapa stasiun sebelum akhirnya tiba di stasiun Yogyakarta, diantaranya itu kami berkali - kali berhenti beberapa stasiun untuk menanti penumpang selanjutnya yang akan ikut serta. Inilah beberapa stasiun yang kami lewati ketika hendak ke Yogyakarta :

  1. Cipendeuy
  2. Tasikmalaya
  3. Banjar
  4. Kroya
  5. Gombong
  6. Kebumen
  7. Kutoarjo
  8. Yogyakarta 


Ketika Kereta Api Malabar yang kami tumpangi sudah memasuki ke stasiun Kutoarjo, saya , neng Marwah dan Gina mendadak segar dan tidak ngantuk lagi. karena kan sebentar lagi akan segera sampai. Benar saja tak sampai dua jam kami pun akhirnya tiba di stasiun Yogyakarta, pukul 00.34 .



Alhamdulillah, Yogyakarta akhirnya saya bisa menginjakkan kaki disini. Semoga bisa menginjakkan kaki di kota lain, aamiin. 
With love,