Tianlustiana.com - Memasuki usia dengan angka yang kian bertambah, membuat saya sejenak berhenti dan merenung, saya sudah sejauh ini. Apalagi pas di hari ulang tahun, bukan karena kejutan, kue ulang tahun, kado atau ucapan selamat yang berdatangan. Namun karena serasa sedang berdiri di persimpangan waktu. Melihat ke belakang untuk memahami perjalanan hidup ini dan lanjut memantapkan pandangan ke depan untuk memikirkan arah berikutnya.
Hari ini, bertambah usia. Selain ribuan doa yang dipanjatkan, tulisan pun tertuang, untuk menuliskan tentang perjalanan. Bukan sebagai cerita yang sempurna memang, namun sebagai refleksi diri tentang kehidupan yang terus memberikan saya pelajaran tentang banyak hal.
Setiap orang memiliki perjalanan hidupnya sendiri
Semua orang sedang berjalan pada jalannya masing - masing. Dari luar, mungkin kehidupan sering nampak rapi. Melihat orang lain sukses, bahagia dan nampak baik - baik saja. Tapi kan dibalik semua itu, hampir semua orang sedang membawa cerita yang tidak tertuang, kisah yang tidak nampak.
Begitupun dengan diri ini.
Ada fase dalam hidup, semua nya berjalan mulus, tapi ada pula masa dimana semuanya terasa begitu berat. Terkadang, kita merasa yakin dengan langkah yang diambil namun terkadang merasa ragu apakah keputusan ini adalah yang terbaik? Entahlah, justru ini yang disebut kehidupan.
Perjalanan hidup bukan tentang selalu benar, bukan juga harus selalu kuat. Namun tentang belajar memahami diri sendiri di tengah berbagai pengalaman dan masalah hidup.
Luka, diam - diam mengajarkan kita untuk menjadi kuat
Pelajaran terbesar dalam hidup, sering datang dari hal yang paling tidak kita inginkan, betul?
Kegagalan, kesalahan, kehilangan dan semua luka yang tidak selalu mudah diceritakan. Pada awalnya memang sangat menyakitkan. Semua pertanyaan memenuhi kepala, semua jawaban terus dicari meski tidak benar - benar ditemukan. Tapi, waktu terus berjalan, cobalah lihat dengan cara yang berbeda.
Ternyata, pengalaman - pengalaman menyakitkan itu malah yang membuat kita tumbuh. Yang ajarkan tentang sabar, menerima keadaan dan juga memahami orang lain, dan yang paling utama adalah memahami diri sendiri.
Hidup tidak selalu sesuai rencana manusia
Dulu, pas masih muda, saya pernah berpikir bahwa hidup saya akan berjalan sesuai rencana, sesuai yang saya pikirkan.
Harus ada target khusus, harus mencapai sesuai usia yang ditargetkan dan harus terlihat berhasil menurut standar tertentu.
Tapi, bertambahnya usia, malah makin paham bahwa hidup itu berjalan dengan caranya sendiri. Kadang rencana berubah, ya udah pasti ada rencana lain, jalan berbelok ya udah kita lurus saja, meski kadang harus mengulang dari awal pun dijalani dengan rasa bahagia. Dan ternyata semua itu tidak selalu buruk.
Yang saya rasakan, hal - hal baik dalam hidup itu justru datang dari arah yang tidak pernah direncanakan sebelumnya.
Berdamai dengan diri sendiri
Dalam hidup, satu hal yang penting, pelajaran yang sangat berharga untuk diri saya, yaitu belajar berdamai dengan diri sendiri. Karena tidak semua hal harus sempurna, tidak semua orang harus menyukai kita, dan tidak semua perjalanan harus berjalan cepat.
Kita hanya perlu berjalan dengan tenang, menerima proses dan percaya bahwa setiap langkah kecil ini sangat berarti.
Hari ulang tahun, buat saya sih bukan lagi tentang bertambah usia, namun tentang kesempatan untuk berhenti sejenak dan bertanya :
- Apakah saya hidup dengan lebih sadar?
- Apakah saya sudah belajar banyak?
- Apakah saya sudah menjadi versi terbaik dari diri sendiri?
Tidak apa - apa berjalan pelanTidak apa - apa belum sampai tujuanYang penting kita tetap berjalanKarena pada akhirnya, hidup bukan hanya tentang tujuan, namun tentang perjalanan yang membentuk kita di sepanjang jalan.

