Refleksi Diri di Awal Tahun 2021

Januari 01, 2021

Hallo, assalamualaikum semuanya. Gimana nih pencapaian di akhir tahun 2020 ini, semuanya lancar kan? Alhamdulillah yah jika memang semuanya lancar dan tercapai di tahun 2020. 

Waktu memang tidak pernah terasa, cepat sekali berlalu. Perasaan baru kemarin saya merasakan memasuki tahun 2020, and now udah ada dipenghujung tahun. Alhamdulillah yaa Rabb atas nafas yang masih berhembus ini. 



Tahun 2020 ini dijalani dengan banyak luka yah. Ya, saya rasa semua dari kita merasakan luka itu. Luka tentang kehadiran virus yang sampai hari ini masih ada dan katanya malah datang dengan varian baru, ah yaa Rabb hanya pada MU lah hamba meminta kekuatan & pertolongan. 

Doa kita sepertinya sama deh, berdoa supaya pandemi ini segera berakhir dan kita bisa beraktivitas secara normal kembali,aamiin allahummaamiin. 

Menjelang tahun 2021 ini saya tidak akan banyak menuliskan resolusi seperti tahun - tahun sebelumnya. Seiring bertambah usia ini, saya justru ingin merefleksikan diri ini. 

Kalau denger kata refleksi, mikirinnya apa? Kalau saya langsung mikirnya ke bebenah diri, gitu. 

Refleksi diri itu bisa diartikan ; Sebuah proses eksplorasi & pemaknaan yang mendalam berkaitan diri kita. Bisa saja mencakup pikiran, perasaan, perilaku, motivasi, keinginan dan keyakinan. 

Dengan melakukan refleksi diri, kita tuh bisa menemukan dan juga lebih mengenal diri kita sendii dengan sebaik - baiknya. 

So, bisa dikatakan bahwa refleksi diri bisa saja dikatakn sebagai proses eksplorasi yang mendalam, betul? Jadi kayak butuh kejujuran pada diri sendiri. 

Jika ingin melakukan refleksi diri, yang paling utama adalah wajib jujur sama diri sendiri. Why? Supaya prosesnya bisa efektif & mendatangkan manfaat baik. 



Kejujuran bukan cuman pada suatu kondisi saja sih tapi jujur disini tuh bisa diartikan beneran jujur bersuara dalam hati, jujur pada jiwa kita sendiri. Jujur dalam mengutarakan keinginan, tentang motivasi hidup, prasangka dan juga tentang kejujuran emosi. Tapi apakah semua orang seperti ini? Apa kemampuan merefleksi diri ini suatu keahlian? Atau mungkin butuh latihan - latihan?

Yang penting sih proses refleksi ini tuh harus dilakukan dengan full kesadaran, dari hati. Tanpa paksaan siapapun juga. Ya, kurang lebih mirip lah sama evaluasi diri. 

Duh, jadi bingung ini refleksi diri atau evaluasi diri? Ataukah sama saja keduanya ini sama saja merupakan proses eksplorasi yang kadang melibatkan masa lalu. 

Dari masa lalu ini lah yang kemudian membuat diri ini harus menganalisa diri dari kejadian yang sudah saya lewati selama ini. Kejadian sedih dan bahagia yang sudah dilalui. 

Bedanya, kalau proses evaluasi tuh fokus dengan memberikan penilaian & analisa dari diri ini yang ingin lebih ditingkatkan kembali dan menetapkan suatu standar khusus. 

Kalau refleksi diri tuh, intinya discovery & insight. Untuk mengeksplorasi diri agar lebih baik lagi. 

So, why kita harus merefleksi diri? 

Jujur, saya sampai mikir "buat apa sih merefleksi diri? apalagi harus jujur sama diri sendiri?" Hmm, kadang suka berasa gimana gitu. 

Menjalani hidup ini gak selalu kita menemukan hal baik, tidak selalu kita menjalani kondisi yang menyenangkan. Emosi naik turun. Kadang baik kadang emosian, gitulah. 

Refleksi diri ini tuh membantu kita menemukan perspektif dan juga wawasan baru. 

Dalam menjalani kehidupan, kita kadang hadapi masalah & hambatan. Atau sesekali suka ada konflik dengan seseorang, tentang pekerjaan dan hal lainnya yang menyangkut kehidupan. Kadang sulit banget memaknai itu semua, ya kan? Kadang juga seperti masalah yang berulang terus, dan bikin bosan. Bahkan kadang sampai ke titik merasa gak salah tapi disalahkan. 

Buat saya, merefleksi diri itu seakan menemukan diri saya yang sesungguhnya. The real me

Selamat menjalankan tahun 2021 dengan penuh kesehatan, keselamatan, keberkahan dan semoga pandemi ini segera berakhir, aamin. 


Keep health and stay safe everyone!  


Bandung, 01 Januari 2021 

Tian lustiana 





You Might Also Like

0 Comments

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.

Pengikut