IBU BEKERJA SUKSES MENYUSUI, Kenapa Tidak? - Diary Pink Tian

Tuesday, April 24, 2018

IBU BEKERJA SUKSES MENYUSUI, Kenapa Tidak?

Assalamualaikum, 

Bisakah Ibu bekerja sukses menyusui? 

Ini pertanyaan yang membuat dilema para Ibu bekerja, benar? Saya sebagai Ibu bekerja sangat khawatir dan sering banget pertanyaan semacam ini berkecamuk dalam benak saya. Saya khawatir engga bisa memberikan ASI pada anak, banyak deh kekhawatiran yang bikin saya stress. Padahal ya Ibu menyusui itu engga boleh stress loh.




Teman–teman sudah tau kan kalau menyusui itu adalah hak setiap wanita yang sudah menjadi Ibu, termasuk Ibu bekerja. Kadang saya sedih kalau ada yang bilang Ibu bekerja itu ga bisa kasih ASI eksklusif untuk anaknya. Padahal meskipun Ibu bekerja, saya bisa loh membuktikan memberikan ASI eksklusif pada anak. Karena seperti yang sudah diketahui kalau waktu cuti hanyalah kurang lebih 3 bulan, belum lagi waktu istirahat yang kurang cukup untuk memerah ASI kadang dijadikan alasan, kemudian menjudge bahwa Ibu bekerja tidak bisa memberikan ASI. Padahal banyak loh Ibu bekerja yang masih mampu memberikan ASI eksklusif untuk anaknya dan masih bisa mempertahankan prestasi kerjanya, ada loh.

Perempuan zaman now harus menjadi Ibu pintar. Apalagi kan tau ya bahwa pemberian ASI itu direkomendasikan selama 6 bulan dan berlanjut sampai anak berusia 2 tahun.

Memberikan anak ASI itu sudah terbukti banyak sekali keuntungannya bagi bayi dan juga untuk Ibu yang bekerja. Jika Ibu bekerja sukses memberikan ASI secara eksklusif pada anaknya maka Ibu bekerja akan jarang absen karena anak jarang sakit. Memberikan ASI pun bisa mempertahankan bonding atau kedekatan Ibu dan anak, meskipun berjauhan. Ya, meskipun anak ditinggal bekerja namun akan tetap merasa dekat. Dan yang lebih menguntungkan untuk saya sih bisa lebih hemat karena tidak membeli susu formula, hehe. Bener kan?

Dan Alhamdulillah saya tamat memberikan ASI eksklusif meskipun bekerja. Intinya kita sebagai Ibu harus menjadi Ibu pintar yang paham bagaimana caranya agar bisa tetap bekerja dan memberikan ASI eksklusif pada anak.

Untuk menjadi Ibu pintar ada beberapa hal yang wajib diperhatikan, diantaranya adalah : 

Sebelum melahirkan

Jadi, selama masa kehamilan saya mencari pengetahuan dan informasi sebanyak mungkin tentang hal yang mungkin terjadi setelah melahirkan. Diantaranya saya belajar teknik menyusui dan mencari informasi sebanyak–banyaknya tentang manfaat ASI. Saya kadang diskusi sama dokter atau bidan ketika kontrol, tak jarang juga saya baca–baca artikel dan berlangganan majalah. Karena saya bekerja, jadi ada beberapa hal yang saya diskusikan juga di tempat kerja, diantaranya saya mendiskusikan dengan atasan dan juga dengan rekan kerja saya tentang keputusan saya untuk terus memberikan ASI eksklusif  pada anak meskipun saya bekerja. Saya juga memberikan beberapa informasi pada atasan dan rekan kerja bahwa Ibu bekerja yang memberikan ASI pada anak akan rentan absen karena bayi nya akan jarang sakit.Diskusi tentang tempat untuk memerah ASI ketika nanti masuk kerja kembali, mendiskusikan tentang fasilitas lemari es jika tidak ada saya akan mempersiapkan untuk membeli cooler supaya ASI tetap terjaga.

Setelah melahirkan 

Setelah melahirkan, selama masih ada waktu cuti wajib menyusui bayi langsung dari payudara, usahakan untuk menghindari dot atau botol susu selama Ibu masih belum kembali bekerja. Wajib mengkonsumsi makanan bergizi dan hindari stress supaya produksi ASI tidak terganggu. Ketika sudah kembali bekerja, barulah bisa menggunakan botol susu untuk memberikan ASI pada anak.



Menjelang bekerja apa saja yang harus
Ibu pintar lakukan?? 

Mulai latihan memerah ASI menggunakan pompa yang berkualitas dan juga nyaman digunakan, kemudian perhatikan juga waktu yang dibutuhkan. Jangan lupa juga untuk menetapkan jadwal memerah ASI yang mana biasanya sekitar setiap 3 - 4 jam. ASI yang nanti diperah di tempat kerja itu bisa dibekukan untuk stock. Jadi harus memastikan adanya lemari pendingin yang bisa menyimpan ASIP.

Yang harus dilakukan selama
Ibu bekerja 

Sudah kembali bekerja, ada beberapa rutinitas yang saya lakukan dan melakukan kebiasaan ini. Ketika mulai masuk bekerja, otomatis pekerjaan akan menumpuk nah ketika mengerjakan usahakan supaya tidak stress, jadi nikmati saja. Gunakan waktu istirahat dengan baik, minum dan konsumsi makanan pun yang bergizi agar ASI nya baik. Sebelum berangkat kerja susui bayi terlebih dahulu sampai kenyang dan ketika pulang kerja pun menyusui bayi. Persediaan ASI dalam botol hanya diberikan pada bayi ketika Ibu bekerja saja, selama Ibu ada di rumah ketika libur atau pas pulang kerja menyusui bayi langsung dari payudara.
Selama di tempat kerja saya minta ijin kepada atasan untuk memerah ASI setiap 3 jam sekali diruangan yang nyaman dan biasanya sambil nonton video bayi, hehe ini sebagai mood booster saja sih supaya memerah ASI lebih bahagia. 

Penyimpanan ASI

Masalah penyimpanan ASI pun harus diperhatikan, karena seperti yang sudah kita tahu bahwa ASI mengandung banyak sekali gizi, zat anti bakteri dan juga anti virus jadi ya memang harus diperhatikan. Diantaranya adalah : 

        Suhu penyimpanan ASI harus benar-benar diperhatikan. Pada suhu kurang dari 25° bisa bertahan antara 6 - 8 jam, wadah ASI harus ditutup rapat. 
        ASI dapat disimpan dalam insulated cooler bag dengan ice packs sampai 24 jam. Kalau disimpan di Lemari Es bisa sampai 5 hari dengan suhu 4°C. 
        ASI bisa disimpan di bagian freezer terletak di dalam lemari es (-15°C) selama 2 minggu, Freezer dan lemari es/kulkas mempunyai pintu yang berbeda (-18°C): selama 3-6 bulan, Deep freezer yang jarang dibuka dan temperaturnya tetap ideal (-20°C) selama 6-12 bulan, Namun ada beberapa bukti yang menyatakan bahwa lemak dalam ASI dapat mengalami degradasi sehingga kualitas ASI menurun.
Menghangatkan ASI 

Gak mungkin kan ASI dalam lemari es langsung kita berikan pada bayi, hehe. Sebelum menghangatkan ASI ketahui dulu bahwa pemakaian ASI harus pakai metode FIFO (First in First Out), jadi yang disimpan pertama itulah yang pertama kali diberikan pada bayi. Cara menghangatkan ASI beku adalah turunkan dulu ke lemari es dibawah freezer semalam sebelum digunakan supaya mencair dan mudah dihangatkan. Hangatkan dengan menggunakan wadah penyimpanannya di mangkuk yang berisi air hangat. Jangan gunakan microwave atau kompor pada saat menghangatkan karena akan menghancurkan antibodi yang ada pada ASI. Sebelum diberikan pada bayi kocok lembut dulu supaya merata, sisa ASI harus dihabiskan dan tidak boleh digunakan kembali jika tidak habis. Yang sudah cair gak boleh dibekukan kembali. 

Pilih Alat Pompa ASI yang nyaman 

Pompa ASI seperti apa sih yang harus dimiliki supaya bisa memompa ASI dengan nyaman? Kadang bingung sih emang memilih alat pompa ASI yang bagus karena banyaknya brand yang menjual. Masalah bagus bukan berarti nyaman loh, ada beberapa yang harus diperhatikan sebelum membeli pompa ASI, diantaranya adalah :



Pilih jenis pompa ASI

Sebelum membeli pilih dulu jenisnya. Tentu saja harus membeli pompa ASI yang bahannya itu aman. Kebanyakan yang dijual itu pompa ASI, botol, selang, mesin dan juga sparepart yang dibuatnya dari plastik, harus menjadi Ibu pintar memilih jenis pompa ASI ini dengan memilih pompa ASI yang bahan–bahan nya aman digunakan. Misalnya nih untuk botolnya pilih yang bahannya itu plastik yang memakai High Density Polyethylene (HDPE) atau Bisphenol A (BPA) free. Karena sudah ada penelitian kalau kedua bahan itu aman untuk menampung ASI perah.

Perhatikan bentuk dan juga ukuran pompa ASI 

Saya sangat memperhatikan bentuk dan juga ukuran pompa ASI, saya nyari yang gampang dibawa-bawa, apalagi saya sering mobile sering keluar rumah. Jadi pilih pompa ASI yang mudah dibawa kemana-mana. Dan jangan lupa untuk beli pompa ASI yang memiliki izin edar dari KEMENKES RI (AKL/PKL) nya harus jelas dan izin edarnya ditempel diluar kemasan produk. Jadi mudah untuk dicek.

Pilih yang mudah digunakan

Saya ga suka yang ribet–ribet, jadi saya milih pompa ASI yang mudah digunakan. Mudah digunakan ketika memasangkan atau merangkaikan pompa ASI nya. Jadi supaya mudah gitu pas masanginnya. Kan zaman now sparepart pompa ASI itu terpisah dan harus dirangkai dulu sebelum digunakan.

Kualitas dan daya hisap pompa ASI

Dalam memilih pompa ASI beberapa teman saya merekomendasikan untuk memilih pompa ASI dengan daya hisap yang kuat. Makanya sebelum beli saya searching dan nanya–nanya dulu supaya ga salah beli.

Pilih yang mudah dibersihkan

Pompa ASI harus sering dibersihkan untuk menjaga kualitas ASI. Makanya saya pun memilih yang mudah dibersihkan biar gak ribet. Kalau sparepart pompa ASI mudah dibersihkan jadinya pompa ASI bakalan awet juga. Kalau awet kan enak, dari kakaknya bisa dipake lagi nanti pas nyusui adiknya. Untuk pompa ASI mau yang open atau closed system yang penting untuk saya adalah menjaga kebersihan dan juga higienitas pompa ASI nya.

MEDELA SWING MAXI  POMPA ASI

Alhamdulillah akhirnya saya dikenalin sama Medela Swing Maxi . Jadi awalnya saya nanya temen yang kebetulan kerja di rumah bersalin. Dia nyaranin saya untuk memakai Medela Swing Maxi  yang double pump made in Swiss. Saya langsung dong googling di websitenya untuk lebih kenal dekat dengan pompa ASI Medela ini.

Medela ini ternyata sudah banyak digunakan oleh Ibu di seluruh dunia dan sangat support Ibu menyusui. Buktinya? Ada banyak artikel seputar menyusui di website nya Medela.

Medela ini ternyata bukan hanya terkenal di Indonesia namun juga terkenal di luar negeri karena sudah dipercaya oleh rumah sakit dan juga tenaga medis di Amerika, Eropa dan Asia juga loh, jadi memang pompa ASI idola yah.

Medela Swing Maxi  ini ada beberapa komponen atau sparepartnya, diantaranya :

  1. Satu unit Swing Maxi
  2. Satu buah adaptor
  3. Dua buah personal fit size 24
  4. Dua buah connector assembly
  5. Dua buah breastmilk bottle 150ml
  6. Dua buah stand bottle
  7. Satu buah Swing Maxi PVC tubing

Dan inilah keunggulan pompa ASI Medela Swing Maxi  berdasarkan pengalaman saya :

MEDELA Swing Maxi diproduksi berdasarkan clinical research

Jadi udah ga khawatir lagi deh karena komponen atau sparepart Medela Swing Maxi  ini semuanya terbuat dari bahan plastik yang BPA free. Daya mesin hisapnya pun sudah diatur dengan baik dan bisa disetting sesuai keinginan kita ketika pumping.

Jadi ketika kembali kerja udah gak khawatir lagi karena anak udah mau minum ASI dari botol. dihapus saja tidak usah bahas dot calma.
Medela Swing Maxi ini sangat nyaman dan juga mampu membantu meningkatkan dan juga mengoptimalkan produksi ASI karena dirancangnya berdasarkan riset. 

Pakai colokan listrik atau baterai

Medela Swing Maxi ini memiliki dua pilihan cara untuk menjalankan pompa ASI nya. Kalau sedang di rumah atau di kantor saya pakai colokan listrik tapi jika sedang mobile saya bisa gunakan tenaga baterai saat pumping.



Bentuk dan ukurannya

Medela Swing Maxi ini ukurannya sangat mendukung untuk saya bawa ke kantor dan kemana saja. Ukurannya pas. Bentuknya sih memang double pump namun kalau mau dipakai single pump juga bisa kok. Caranya gampang tinggal merakit selangnya saja. Tapi kalau mau dibawa double pump juga ga berat kok, karena ukuran dan bentuknya ini mobile friendly.

Kan kalau pakai double pump ini bisa cepet pumpingnya, ASI nya juga jadi lebih banyak. Menghasilkan ASI dalam waktu singkat, asik kan?

Kinerja Medela Swing Maxi 

Daya hisapnya menyerupai hisapan bayi, jadi saya tidak merasakan sakit meski daya hisapnya kuat. Medela Swing Maxi ini juga punya teknologi dengan 2 phase expression, yang pertama bisa untuk merangsang Let Down Reflex (LDR) dan yang kedua itu fase pemerahan.


Kalau menggunakan double pump, ASI bakalan semakin berlimpah jadi cocok banget nih ketika digunakan saat bekerja di kantor. Karena tidak memerlukan banyak waktu untuk pumping.


Selain itu, mesin Medela Swing Maxi ini tidak berisik ketika digunakan pumping. Suaranya halus nyaris tidak terdengar jadi kalau sedang pumping ga ganggu orang dengan suara mesinnya.

Dan masih banyak lagi keunggulan lainnya yang saya rasakan ketika pumping dengan Medela Swing Maxi.

Jadilah Ibu pintar yang cermat dalam memilih pompa ASI karena Ibu pintar itu tau yang terbaik untuk anaknya. Dan saya rekomendasikan pumping Medela Swing Maxi ini kepada teman–teman yang sedang menyusui.
Selain saya rekomendasikan Medela Swing Maxi ini, dukungan keluarga dan juga lingkungan sekitar turut menjadi faktor keberhasilan memberikan ASI eksklusif untuk anak. Jadilah Ibu pintar .



wassalam,


Tian Lustiana



57 comments:

  1. aku juga pakai medela mbak, tapi manual.. hehe

    ReplyDelete
  2. Ini yang jadi pikiran aku, sih. Kalau nanti punya anak, menyusui, apa masih bisa terus berkarier? Ternyata ada juga solusinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat, ibu bekerja masih bisa kok memberikan ASI pada bayi , heheh dengan menjadi ibu pintar memilih Medela

      Delete
  3. wah keren ya pompa ASInya :) Saya ibu bekerja dan 2 anak saya Alhamdulillah ASIX semuanya :)

    ReplyDelete
  4. Ibu2 jaman now emang kudu smart, jangan banyak mengeluh. Nih, solusi buat yang masih pengen kerja tapi punya baby, ahh makin dipermudah aja yaaa..
    Ibu senang, baby senang ..

    ReplyDelete
  5. Jadi ibu bekerja jaman now tuh emang lebih asyik ya? Jaman Intan baby dulu, belum ada yg kayak gini. Jadinya Intannya yang saya bawa ke kantor, dititipkan ke istrinya kolega, yang rumahnya deket banget ke kantor. Hehe. Ribet sih, tp demi anak kan ya?

    Senengnya ada pompa ASI kece begini ya, Tian?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Al, keren pompa Asi pilihan ibu pintar heheeh

      Delete
  6. bisa aku rekomendasiin nih buat teteh yang bentar lagi lahiran trus harus lanjut kerja lagi. Biar bisa kasih ASI ekslusif sama dedenya hehe

    ReplyDelete
  7. Waktu masih ngantor, atasan saya baru lahiran. Dia rajin banget pompa ASI untuk bayinya. Sampai saya salut sama usahanya. Padahal dulu peralatan untuk pompa belum seperti sekarang. Semoga dengan semakin banyak pilihan, semakin banyak busui bekerja yang bisa tetap memberi ASI :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin, bekerja bukan halangan untuk mengASIhi ya

      Delete
  8. Mirip sama yang pernah temanku bawa mba pas masih ngantor. Aku dulu merahnya masih lebih nyaman pakai tangan malah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakai tangan menurut saya malah kerasa sakit hehe, jadi enakan pake medela

      Delete
  9. Seandainya semua ibu bekerja tahu hal-hal kayak gini, pasti enggak ada yang mengeluh ASIya seret atau nggak keluar.

    Thanks sharingnya teh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ASI itu subur kalau paham cara memerahnya, hehhe. Sama - sama Uwin

      Delete
  10. Wah banyak lika likunya juga yah

    ReplyDelete
  11. Euleuh meuni canggih ayeuna mah. Saya gak pernah mompa ASI karena gak kerja di luar rumah. Tapi ini kepake banget ya buat ibu-ibu dlm masa menyusui yg harus kerja jauh dr anaknya. Sambil ngetik atawa sekrol timeline medsos, asi pompa terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener Lu, bisa sambil sosmedan memerah asi wkwkkw

      Delete
  12. Keren pompa ASI nya ya.. Bisa membantu para ibu yg bekerja tp ttp bisa memberikan ASI full kpd bayinya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener teh Ida, hehe alhamdulillah ya ibu bekerja masih bisa memberikan ASI

      Delete
  13. Konon, ini adalah senjata andalan ibu bekerja yg masih berjuang deumi memberi ASI utk bayi mereka. Salut.

    ReplyDelete
  14. pengen punya yang ini teh hahaha soalna punyanya yg manual 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Manual juga oke ya kalau Medela mah

      Delete
  15. Zaman sekarang mah gak ada alasan buat gak ngASI. Kalo jumlahnya sedikit, ada suplemen dan pompa canggih. Bikin praktis. Termasuk ibu yang ngantor. Eh btw, pompa ini bagus banget deh. Sodara pake. Mompa dua PD mah bikin cepet. Dan hemat waktu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener teh, sekali pompa 2 botol penuh wkwkkw

      Delete
  16. Ya dong, anaknya harus disusui. Jangan sama sapi. Paling tidak ada target apakah mau full asi selama 6 bulan atau kurang dari itu. Kalau ibunya bekerja, suami harus mau jadi kurir asi, jangan ke tukang ojek online hahaha. Salut!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau suaminya kerja juga sih kasian kalau harus jadi tukang ojek online ASi nya hehe

      Delete
  17. Akh menyusui adalah hal terindah ya. Prepare memang penting pas hamil. Aku juga dulu prepare sebelum ngantor lagi. Pokoknya kalau bicara asi itu bicara dukungan orang-orang tercinta juga. Bagus ih warnanya. Dimudahkan ya dengan alat ini moms yang bekerja/pergi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dimudahkan sekali dengan adanya Medela ini

      Delete
  18. Teknik dalam pemberian ASI bermanfaat banget buat saya, karena menambah pengetahuan sehingga pas berkeluarga dan punya anak nanti, insya Allah bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kalau bermanfaat, saya senang heheh

      Delete
  19. Sekarang mah makin praktis ada alat yang mempermudah juga di sedikan ruangan kusus utk perah ASI ya,dulu aku manual mba pakai yg kyk terompet gitu😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang kayak terompet itu sakit hehehe

      Delete
  20. Mba,makasih sharing tentang asi yaa, saya ga tau apa-apa jadi tahu banyak, apalagi tentang First in First Out hehe

    Unik ya, bisa dengan listrik dan baterai, benar-benar memudahkan untuk busui 😃

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memudahkan banget emang, bisa sekali pumping dpt 2 botol

      Delete
  21. Salut! Bekerja tidak jadi halangan bagi seorang ibu untuk memberikan ASI bagi anaknya ya. Hadirnya pompa ASI Medela ini pasti memudahkan banget.

    ReplyDelete
  22. Mbak itu gambar2mu lucu banget bikin sendiri? hahaha malah komen gambar.
    Btw iya zaman sekarang dengan makin majunya teknologi, makin banyak info, makin banyak pengetahuan tentang menyusui, ibu bekerja pun bisa sukses menyusui ya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tidak ada alasan untuk tidsk memberikan ASI

      Delete
  23. Saya pernah ikut acara mengenai pentingnya ASI bagi bayi. Dan kenyataannya emang penting bagi bayi ya bun. Bekerja bukanlah alasan untuk tidak ngasih asi ke anak. Terima kasih sharenya ya bun :)

    ReplyDelete
  24. kebetulan dosenku ada yang baru melahirkan dan sempet sharing dikelas kalo dia pengen cari alat pompa baru.. nanti aku bisa kasih saran ke dosenku deh, makasih sharingnya mba :)

    ReplyDelete
  25. jawabannya bisa banget dong mba, apalagi sekarang banyak alat alat canggih yang support yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa jd ga ada alasan utk tdk kasi ASI

      Delete
  26. Waktu zaman masih kerja kantoran, pompa asi elektrik beserta botol dan termos pendinginnya menjadi senjata wajib karena selalu berada di lapangan... :D

    ReplyDelete
  27. Senangnya saat bisa totalitas memberi ASI kepada buah hati dan tetap sukses bekerja di kantoran. Saya ga keluar ASI dengan baik saat menyusui Azzam :(

    ReplyDelete
  28. Seru ya, pakai produk Medela ini..aktivitas pumping jadi nyaman,,

    ReplyDelete
  29. bagus inovasinya.
    sangat membantu untuk ibu yg sibuk dengan ngantor.

    ReplyDelete

Hallo, terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.