Senin, 02 September 2019

Workshop: #IbuBerbagiBijak Pengelolaan Keuangan untuk UMKM

Workshop: #IbuBerbagiBijak Pengelolaan Keuangan untuk UMKM

Bismillah, 
"Mana nih bu ibu yang punya bisnis?"Tanya mbak Prita Ghozie dalam workshop Pengelolaan Keuangan untuk UMKM, Rabu 28 Agustus 2019 di Noah Barns Bandung. Serempak ibu - ibu (termasuk saya) yang merasa memang punya bisnis mengacungkan tangan, bangga dong. Haha. Kemudian ditanya lagi nih sama mbak Prita "Bussiness apa Busyness?" Jleb, seketika saya mikir eh apa selama ini bisnis saya bener - bener bisnis atau sekedar busyness yah?  



Berarti nih saya hadir kesini cocok banget. Sebagai yang mengaku penggiat UMKM nih saya merasa bahagia sekali loh gengs  soalnya hari ini tuh bakalan membahas seputar pengelolaan keuangan buat yang memiliki usaha. 

Workshop : #IbuBerbagiBijak Pengelolaan Keuangan untuk UMKM

Jadi, saya berkesempatan untuk menghadiri undangan ini dari The Urban Mama, so many thanks yah. Karena akhirnya saya bisa langsung mendapatkan ilmu seputar keuangan dari pakarnya, siapa lagi kalau bukan mbak Prita Ghozie yang merupakan konsultan keuangan dari Zap Finance. 


Pada workshop kali ini, mbak Prita Ghozie membeberkan banyak sekali kesalahan - kesalahan dalam mengelola keuangan dalam bisnis, yess dan saya beberapa kali tertampar haha. Jadi nih, buat temen - temen yang mau memulai usaha, jangan buru - buru mulai usaha namun harus memperhatikan beberapa hal nih. Ada beberapa tantangan memulai usaha, diantaranya adalah : 


1. Mau usaha apa?
Sok, mangga, silakan dipikir mau usaha apa? 
Apakah mau usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan. Apakah sudah dipikirin nih target pasarnya gimana dan masalah jam kerjanya juga ini harus dipikirin dulu loh. Jadi mau mulai usaha ini memang harus bener - bener matang dipikirin. 

Bitmoji Image
2. Untung ataukah rugi? 
Hayoh bisnis maunya profit or loss ?
Profit lah beb, masa mau rugi ya engga lah. 
Ya memang sih semuanya juga maunya untung, ye kan? Gimana nih caranya biar paham ini untung dan rugi? Ya coba pisahkan keuangan pribadi sama keuangan usaha. Terus yang namanya bisnis atau usaha ini harus banget memiliki catatan arus kas. Bukan cuman itu nih gengs, kita juga sebagai pelaku usaha harus paham bener masalah modal investasi dan biaya. Jadi harus ngerti mana nih yang masuk ke modal investasi dan mana yang masuk kedalam biaya, ingat semua biaya harus dimasukkan, jangan sampai ada biaya yang tidak diakui, bisa lieur beb kalau ada biaya namun tidak diakui. 
Bitmoji Image

3. Pertimbangan lain 
Ada nih pertimbangan lain yang memang harus dipikirkan juga saat akan memulai usaha. Apaan tuh? adalah nih yah misalnya apakah usaha yang akan dilakukan ini bener - bener akan dilakukan sendiri atau membutuhkan partner? Nah jika jawabannya akan berpartner maka carilah partner yang memang punya visi misi sama, jadi ga akan bertentangan. PIkirin juga masalah modal usahanya, mau pakai uang pribadi atau dana pinjaman. Tapi disarankan sih awal - awal bisnis tuh pakai uang sendiri aja jangan dulu minjem - minjem, nah nanti tengah jalan kalau memang butuh suntikan dana baru deh minjem dana. 

Bitmoji Image
Mau mulai usahaa, gitu doang? Ah gampang atuh Tian. 
Eits tunggu dulu beb, masih ada ilmu lainnya. Adalah tentang membuat rencana usaha. Apa saja itu yang meliputi rencana usaha? 

Modal & Kebutuhan Dasar 
Mari kita belajar memahami modal dan juga kebutuhan dasar. Jadi ada modal investasi awal, modal kerja operasional dan juga biaya tetap yang mana semuanya itu beda fungsi dan punya pos tersendiri. 


Modal investasi awal yang meliputi properti, fasilitas pendukung dan juga pelatihan tenaga kerja. 
Modal kerja operasional meliputi barang dagangan dan juga barang pendukung. 
Biaya tetap itu meliputi biaya listrik, telepon, internet. Terus biaya pemasaran dan biaya pegawai. Juga biaya - biaya lainnya. 

Sumber pendanaan 
Sekarang masuk ke ranah sumber pembiayaan atau sumber pendanaan. Untuk masalah pembiayaan nih ada beberapa pilihan, temen - temen mau yang mana tinggal milih. Mau pake modal sendiri atau minjem. Pastikan memilih lembaga keuangan yang sudah ada track record nya ya gaes jangan yang abal - abal. 

Yuk pahami situasi keuangan bisnisnya!
Semuanya juga inginkan profit dalam usahanya, betul bu ibu?  
Mau profit, loss atau break even? 

Profit itu untung alias menghasilkan laba. .
Loss berarti mengalami kerugian.
Break even ya gitu deh cuman balik modal doang. 

Terus cara ngukur semuanya itu gimana? Ada dua cara analisa nih, yakni : 
Financial analysis, dimana profit, loss atau break even itu dianalisa berdasarkan laporan keuangan, adanya neraca, laporan rugi laba dan pencatatan arus kas. Semuanya lengkap dalam laporan keuangan. 
Bitmoji Image

Feeling analysis. Kalau ini sih hanya berdasarkan feeling alias perasaan saya. Ya dikira - kira saja, mau untung atau rugi semuanya atas dasar perkiraan, haha. 
Bitmoji Image
Sampai nerima ilmu ini, jujur sih saya udah pakai laporan keuangan untuk bisnis saya namun kadang penilaian laba atau rugi kadang pakai feeling analysis, haha. 

Makanya biar ga pake feeling analysis terus, para pelaku usaha atau bisnis wajib banget mengelola keuangan loh. Biar apa? yang biar kondisi keuangan sehat dan juga ideal dong. Caranya simple sih sebenernya engga seribet yang dibayangkan. Cukup melakukan financial check up aja dengan rutin plus mengelola arus kas dan rencanakan keuangan, se simple itu. 


Pada workshop kemarin itu saya malah dikenalkan dengan rumus atau metode ala Zap Finance nya mbak Prita Ghozie loh, adalah rumus ZAPFIN. Apaan tuh? 

Z = Zakat 
A = Assurance / asuransi 
P = Preset Consumption / Kebutuhan rutin 
F = Future Spending / Tabung dulu, Beli kemudian
IN= Investement / investasi 

Selesai ilmu dari mbak Prita Ghozie, saya pun dibekali ilmu dari bapak Teguh yang sebagai Kepala Bagian Edukasi & Perlindungan Konsumen OJK regional Jawa Barat. Menjelaskan tentang fenomena fintech yang sedang maraknya dan banyak juga loh fintech yang malah merugikan konsumen. Pokoknya harus hati - hati deh. 


Ada beberapa bahaya melakukan pinjaman pada fintech yang ilegal, yakni : Engga bisa diadukan pada OJK jika mengalami kerugian, data - data pribadi terancam bisa diakses, bunga & denda yang tinggi, cara nagih yang kadang mengintimidasi dengan cara teror dan kekerasan lainnya. Seremkan yah? 


Mudah - mudahan sharing ini bisa bermanfaat buat temen - temen yang baru akan memulai usaha atau sudah punya usaha juga yah. Jangan pernah takut bermimpi yaa gengs dan jangan terperdaya sama gaya hidup juga. Kebutuhan dan keinginan itu beda, jadi pintar - pintar lah membedakannya. 


Sampai berjumpa dengan sharing berikutnya yaaa gengs. 


With Love,