14 Hari Tanpa Bapak, Patah Hati

Bismillah, 

14 hari tanpa bapak, rasanya patah hati pak. 


Masih terasa mimpi, bapak sudah pergi ke Surga Allah Subhanahuwata'ala. 

Rasanya, hampa pak. Kosong dan hilang semangat. 

Namun, Iyang harus tetap berjuang menjalani hidup ini. Demi mamah, demi neng Marwah cucu kesayangan bapak, demi suami, demi adik - adik dan tentunya demi melanjutkan kebaikan bapak. 



Memang berat pak, berat sekali. Belum pernah terbayangkan kami disini melanjutkan hidup tanpa bapak, tapi bagaimanapun kami harus tetap ikhlas karena ini semua ketetapan dari Allah subhanahuwata'ala. 


Biasanya, Iyang selalu menantikan bapak pulang kerja. Setelah melihat bapak ada, hati ini tenang dan baru bisa pulang. 

Tapi sekarang, Iyang nungguin bapak tapi bapak engga pulang - pulang. Ternyata bapak memang sudah pulang, tapi gak kembali ke rumah yah pak. Bapak pulang kepada pemilik sesungguhnya, Allah subhanahuwataa'la. 



Iyang hanya bisa kirim doa untuk bapak, itu cara Iyang menyampaikan rindu, rindu setiap saat pada bapak. 

Hanya doa anak bapak, sedekah dan ilmu yang bermanfaat dari bapak yang bisa Iyang lakukan sekarang, untuk menyampaikan rindu. Untuk menyatakan cinta dan sayang pada bapak. 


Bapak, bapak pasti selalu menantikan doa - doa kami kan? Tenang pak, kami anak bapak akan selalu mendoakan bapak, semoga bapak ditempatkan di tempat yang indah disisi Allah bersama orang - orang yang saleh dan beriman, aamiin. 


Ya Allah, ampunilah dosa - dosa bapak. Terangilah dan lapangkanlah kuburnya, jauhkan bapak dari siksa kubur dan siksa api neraka, tempatkanlah bapak bersama orang - orang soleh dan beriman disisiMU yaa Rabb, aamiin. 


Ya Allah, sampaikan rindu saya untuk bapak. Sampaikan saya selalu merindukannya, titip doa ini untuk bapak ya Rabb, titip rindu untuk bapak. 


Hari ke - 7 Tanpa Bapak 


 With love, 


Tian Lustiana



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.