Pecinta Motor, Ini Deretan Motor Klasik Legendaris yang Masih Jadi Idaman

September 18, 2019


Bismillah, 

Kendaraan roda dua yakni sepeda motor, memang menjadi dalah satu kendaraan yang sangat populer di Indonesia. Bahkan rata-rata setiap keluarga, setidaknya memiliki satu motor, untuk digunakan sebagai alat transportasi pribadi. Sepeda motor juga dipilih masyarakat Indonesia karena kepraktisannya, bahkan tidak sedikit juga para pecinta motor yang mengoleksi kendaraan roda dua yang masuk dalam motor klasik legendaris.

Saat ini pasar otomotif Indonesia, memang sedang ramai dengan banyaknya permintaan motor skutik dan motor-motor sport. Hal itu dikarenakan, motor skutik memiliki body yang ringan, mudah digunakan, perawatan yang mudah serta harga yang murah.



Namun meski begitu, sampai pada saat ini ternyata masih banyak juga pengendara motor khususnya pecinta motor di Tanah Air yang memilih untuk membeli motor retro atau motor klasik legendaris. Meski berdesain jadul, beberapa produsen otomotif dunia masih terus berinovasi dengan menghadirkan kembali motor-motor retro yang terbaru.

Sebut saja seperti motor Triumph, Royal Enfield, Motor Guzzi, Kawasaki, dan Yamaha. Di mana motor klasik legendaris ini memiliki ciri-ciri yang khas, misalnya dari bentuk lampu yang bulat, desain tangki bensin teardrop shape, dan memiliki posisi berkendara yang santai. Sehingga tampilannya sudah sangat mirip dengan motor-motor jadul, yang diproduksi puluhan tahun yang lalu.

Yamaha SR400

Contohnya saja seperti motor Yamaha SR400, di mana motor retro-klasik ini merupaka motor klasik legendari dengan masa bakti paling lama dari pabrikan berlogo garputala, yang diperoduksi sejak 1978, dan masih bisa bertahan hingga saat ini.

Dan pada tahun 2014 lalu, Yamaha pun masih mengeluarkan motor dengan model yang pernah ada sejak 36 tahun yang lalu, namun dengan tambahan teknologi modern. Seperti sistem bahan bakar injeksi, dan rem cakram depan. 


Selain itu, Yamaha SR400 juga menggunakan transmisi lima kecepatan manual dengan menggunakan kopling yang kabelnya tersembunyi, sehingga terlihat tampak rapi. Kaki-kaki motor klasik legendaris ini juga menggunakan garpu standar dan sepasang suspensi belakang yang menyediakan ukuran 5,9 inci dan 4,1 inci.

Moto Guzzi V7 II

Selanjutnya ada Moto Guzzi yang merupakan keluaran pasbrikan asal Italia. Di mana Moto Guzzi ini memiliki beberapa model ala motor klasik legendaris, hingga yang paling terkenal V7 II. Selain itu, model ini juga menyematkan mesin berkapasitas 744 cc 2 katup, dengan saya sebesar 46,9 Tk pada 6.250 rpm, dengan torsi maksimum sebesar  59 Nm pada 3.000 rpm. 



Untuk soal harga, Moto Guzzi V7 II Stone, dibanderol  seharga Rp 357 Juta dan II Racer Rp 419,9 juta.

Triumph Boneville T120

Selanjutnya ada jenis motor Triumph yang memiliki bebrapa motor reteo klasik. Salah satunya ialah Triumph Boneville T120, di mana jika dilihat dari segi desain, motor ini sangat menonjolkan kesan jadul, namun berbeda jika berbicara dapur pacu, karena motor ini termasuk sebagai moge dengan bekal mesin berkapasitas 1.200 cc.



Motor yang berasal dari pabrikan asal Inggris ini memiliki setidaknya empat model klasik, yakni Street Twin, Thruxton R, Bonneville T120, dan Bonneville T120 Black.

Kawasaki Estrella 250

Selanjutnya ada motor Kawasaki yang kini telah hadir dengan model yang klasik tapi tetap bertenaga, yakni Kawasaki Estrella 250. Motor klasik legendaris ini dilengkapi dengan SOHC 2 katup, 5 transmisi, serta mesin 250 cc dengan pendingin udara & Digital Fuel-Injection. Untuk harga, Kawasaki Estrella 250, dibanderol di Indonesia dengan harga sebesar Rp 67 jutaan. 



Selanjutnya ada Vespa LX125, Honda CB223S, Suzuki TU250GB, yang masing-masing rinciannya bisa Anda lihat di link artikel di bawah ini: https://www.cekaja.com/info/4-motor-klasik-legendaris-yang-sudah-diproduksi-kembali/




With love,

 

You Might Also Like

0 Comments

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.

Blog Archive