Ewuh Pakewuh

by - 12:44:00 PM

Assalamualaikum,

Ewuh Pakewuh. Kayaknya khas banget sama budaya timur yah? termasuk Indonesia, ya kan? Nah pada postingan curhat blogmate kali ini, saya dan teh Efi bakalan membahas tentang EWUH PAKEWUH yang ada dalam diri kami masing - masing.


Budaya ewuh pakewuh ini merupakan cerminan dari budaya timur yang betapa menghargai orang lain, bisa disebutkan dengan kata lain "ga enakan".  Tapi kadang jika penerapannya terlalu berlebihan malahan jadi ribet sendiri, beneran deh. Seperti saya nih, saya termasuk orang yang masih menjunjung tinggi ewuh pakewuh loh, saya suka ga enakan.
Mau mengajukan cuti yang merupakan hak saya pun suka bingung dan ragu mencari alasan, padahal kan sebenarnya tak perlu ada alasan khusus karena cuti adalah hak saya, tapi saya suka ga enak aja gitu sama bos, merugikan saya kan?

Saya pernah juga merasa ga enak sama klien wedding organizer saya. Jadi gini, si klien ini rumahnya jauh, mau fitting baju. karena kami (saya dan mamah) merasa ga enak plus kasian makanya kamilah yang menyambangi rumah calon pengantin untuk fitting baju, yang rugi? saya lagi haha. Terus pernah juga saya merasa ga enak pas klien minta diskon, alasannya ya ga enak karena klien ini temennya temen, kasi diskon lagi ya rugi lagi deh ehhehe, dan banyak cerita ga enak lainnya yang kadang merugikan saya sih, hehe.

Kasus lainnya, gini ya kalau sudah ada yang baik banget sama saya, terus siorang ini tiba - tiba melakukan kesalahan tapi saya suka ga enak buat negur karena orang ini udah baik sama saya, sebenernya sih ga bisa kayak gitu yah, salah ya tegur iya kan? Tapi masalahnya hati saya suka ga enakan sama orang hihi. Ewuh pakewuh kalau dibiarkan berlebihan, saya ga mau nantinya menjadi yes people, atau asal kamu senang. Ujungnya takut jadi munafik, didepan iya dibelakang mangkel hatinya.

Dan teh Efi pun merasakan yang sama, duh dasar emang kita solmet ya hehe. Baca aja cerita versi teh Efi disini.

Saya pernah nulis tentang lawan dari ewuh pakewuh yakni asertif, tulisannya bisa diklik aja langsung disini.

Jadi menurut saya sendiri sih masalah ewuh pakewuh ini harus diimbangi dengan sikap asertif, tujuannya agar seimbang dari segi tingkah laku dalam menerapkan budaya ewuh pakewuh, di manapun kita berada dan apapun yang kita lakukan.

kalau menurut teman - teman gimana melihat budaya ewuh pakewuh dalam kehidupan???



Wassalam


Tian Lustiana 





You May Also Like

1 komentar

  1. Imho, spesifiknya ini budaya jawa. Aku dari keluarga jawa dan kental sekali dengan "ewuh pekiwuh" ini. Kadang juga suka mati gaya gara2 ini.. huff

    ReplyDelete

Hallo, terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.

www.tianlustiana.com. Powered by Blogger.
Copyrighted.com Registered & Protected 
WREV-N3SK-HW7L-NS8D