Cerita Tian

Begini Caranya Menghadapi Orang Yang Membenci Kita

11:18:00 AM

Assalamualaikum,

Begini Caranya Menghadapi Orang Yang Membenci Kita
Bagaimana kabarnya? Pernah gak serba salah kalau menghadapi orang yang kurang suka sama diri kita? Yah, namanya juga hidup ga selalu indah, ga bisa juga maksain orang untuk suka sama kita dan juga enggak bisa memaksakan untuk benci kita. Iya gak? Iyalah.

Hidup itu memang berliku, dunia ini panggung sandiwara *malah nyanyi lagu Nike Ardilla*, hehe. Hidup itu banyak sekali bumbunya, ada yang rasa asin, asem, pahit, pedes dan manis bahkan bisa juga dicampur menjadi aneka rasa, kalau punya saya jangan pake bawang yah, eh apaan sih emangnya pesen bakso haha

Dalam menjalani kehidupan, banyak sekali tipe manusia yang ditemui, ada yang baik, pura – pura baik, baik banget dan sebagainya. Yang bikin membuat gelisah, gundah gulana adalah ketika ada orang yang tidak suka dengan kita alias membenci kita, ah merinding deh amit – amit yah jangan sampai ada benci diantara kita, :D .

Konon katanya, haters itu akan muncul ketika mereka merasa sirik dan iri, katanya dih gitu tapi entahlah. Kadang saya suka tafakur diri aja, emang pantas gitu saya ini dibenci? *sambil ngaca*. Yah meski dibenci, jangan sedih dan emosi, stay calm aja lah. Coba cari tahu sebabnya kenapa sampai dibenci kalau perlu tanyakan langsung saja pada orang yang benci sama kita itu, tapi kadang suka males yah? Haha.
Tapi sebaiknya kita tafakur aja diri sendiri deh, saya sih gitu. Ada sebab ada akibat, ada asap ada api, ada makanan ada saya #eh.

Kenapa Orang Membenci????

Kadang saya suka tanyakan pada tembok, pada rumput yang bergoyang, pada angina yang berhembus dan pada diri saya sendiri sambil senyum manis di depan kaca, wakakak. Karena saya yakin, orang yang membenci gak bakalan dengan seenaknya langsung benci jika ga ada sebabnya, emangnya dia gila apa yah. Introspeksi diri sendiri, koreksi diri sendiri apa sih yang salah dengan diri saya ini. Mungkin sikap kita ini pernah begini dan begitu, bukankah manusia tidak selamanya benar dan tidak juga selalu salah??

Begini Caranya Menghadapi Orang Yang Membenci Kita Manusia sih, enak banget kalau sudah nyalahin orang, mencaci orang, nyinyirin orang dan nyari kesalahan orang padahal helooow kesalahan dan kekurangan diri sendiri lebih banyak, apakah rumput tetangga selalu lebih hijau?? *tapi tetangga saya ga punya rumput dihalamannya :D*.

Kadang, saya suka menyendiri, mencoba mengingat apa sih yang pernah saya lakukan ke orang yang membenci itu, dan ke semua orang. Saya kadang suka menilai diri sendiri sebelum saya dengan gampangnya menilai orang lain. Memang, membuang ego diri sendiri itu tidaklah semudah menandaskan segelas kopi, tidak semudah itu. Jika ego masih duduk manis dalam diri kita, maka akan selamanya kita merasa tidak salah, ya itu buanglah ego, bungkusin dan iket terus alungin, eh apaan alungin? Buang dan lempar egonya.
Silakan renungkan, apa sih yang sudah kita lakukan selama ini? Pantaskah diri kita ini untuk dibenci???


Bagaimana Bersikap Agar Orang Tidak Benci???

Merenung sudah, buang ego ya perlahan lah ya karena gak bisa sekaligus gitu, semua butuh proses kok. Sekarang saatnya berani mengakui kesalahan kita, ya minta maaf lah jika memang saya ada salah dan pernah menyakiti, gak harus nunggu lebaran juga kali. Yah kalau ga pede minta maaf ya berarti ubah sikap, yang biasanya manyun ya sekarang mencoba pasang muka manis deh, senyum dan sapa aja. Kalau mereka merasa aneh dengan perubahan mendadak ini, cuekin aja nanti juga terbiasa kok, percayalah. Lebih banyak diam, itu lebih baik deh sepertinya, biarin lah disebut ini itu juga, mendingan diam aja pokoknya jangan banyak omong takut salah omong malah.

Ini memang sulit kawan, berubah itu emang membutuhkan proses yang panjang dan membutuhkan banyak kesabaran, tapi pasti bisa. Mari berjuang bersama melawan ego sendiri, semangat.

Kalau Mereka Masih Benci Kita??

Berubah itu ga instant, kesabaran dan konsisten merupakan kunci paling sakit, kalau gagal dan mereka tetap benci, ya sudah serahkan saja pada yang kuasa. Namun jangan sekali – kali kita kembali atau membalas membenci, perlahan bisa kok kalau memang niat sudah terpatri, saya yakin. Teruskan saja perubahan baik mu jangan terpengaruh pada mereka yang masih membenci mu, jangan pernah. Dengan begitu lambat laun mereka akan paham sendiri kok, yang saya alami sih gitu. Dan akhirnya mereka akan merasa malu sendiri.

Mendingan focus saja pada orang atau teman yang menyukai kita karena kalau masih mikirin yang benci sama kita sih artinya malah menanamkan api dalam hati, lama – lama akan kebakaran juga. Selain itu ya hanya membuang waktu saja. Toh masih banyak kan yang menyukai kita.


Intinya adalah perubahan baik dalam diri kita akan mengubah segalanya, itu saja.


Wassalam,

Tian Lustiana  


FYI :

Foto diambil dari : http://www.gratisography.com

You Might Also Like

21 komentar

  1. Setuju, mending ngurus orang yg sayang dan peduli sama kita drpd waktu terbuang buat mikirin itu hihi

    ReplyDelete
  2. Rasulullah manusia paling mulia aja masih ada yg benci, apalagi kita yg asli nyebelin :D
    iya gak mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mbak, kadang kalau ada yang menunjukkan sikap tidak suka terhadap saya, ya udah lah saya perbaiki diri dan serahkan pada Allah Swt. Makasih mbak Rosa

      Delete
  3. Saat ada orang membenci kita, mungkin karena hal sepele, bisa jadi kita diingatkan atau diuji Mak. Saat diuji, terus saja melangkah ... balas dendam dengan cara makin menunjukkan prestasi. Bikin mereka makin sirik, tapi kita nggak nambah dosa :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cakep nih mbak Winda, tunjukkan prestasi emang paling jitu yah. Thanks mbak

      Delete
  4. Yah mbak yang namanya hidup pasti ada aja yang kita nggak suka atau ada aja yang mereka nggak suka dari kita. Tapi ya, aku pribadi lebih ke sikap diam saja ketimbang membalas kebencian dengan tindakan yang kurang pantas hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang lebih baik diam saja, jangan melakukan hal yang kurang pantas yah. Terimakasih yaa mbak Wida

      Delete
  5. Wajar manusia ada yang membenci karena kalau tidak ada yang membenci bukan manusia, manusia itu hidup kalau manusia tidak ada yang membenci berarti manusia tersebut mati dan tidak pernah ada di dunia ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Manusiawi berarti yah. Tapi jangan sampailah hidup untuk saling membenci.

      Terimakasih

      Delete
  6. Betul banget, Mbak. Mending fokus ke hal lain. Namanya juga manusia.

    ReplyDelete
  7. kita tdk mungkin bisa menyenangkan semua orang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi setidaknya berusaha bisa mungkin ya

      Delete
  8. Introspeksi is a good point mba.. Makasih sharingny

    ReplyDelete
  9. Yup daripada malah balik membenci ya hanya nambah dosa

    ReplyDelete
  10. kalo saya sih cuekin aja hehehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya harusnya gitu cuekin tapi jangan cuekin diri sendiri juga yah :D

      Delete
  11. jangankan orang lain, kita sendiri juga terkadang punya to rasa2 benci sama orang. ya asal jangan berlebihan aja.
    namanya juga manusia :-)

    ReplyDelete
  12. kalau ada orang yang membenci kita berarti tandanya kita diperhatiin sepatu cantik

    ReplyDelete

Hallo, terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.

www.tianlustiana.com. Powered by Blogger.

Member Of

SUBSCRIBE

Like us on Facebook