Yuk akuntansi kan keuangan rumah tangga

by - 2:32:00 PM

Adakah yang suka membuat laporan keuangan rumahtangga? seperti mencatat pengeluaran dan pemasukan dalam keuangan rumahtangga? Saya suka lho mencatat dan memanage keuangan rumahtangga saya baik dari sisi pendapatan maupun pengeluaran, setelah itu saya suka analisis sendiri bagaimana sistem keuangan keluarga saya apakah stabil ataukah lebih besar pasak daripada tiang. 

Mencatat kegiatan akuntansi dalam rumahtangga saya rasa sih perlu, malah pake banget. Kalau enggak di-akuntansi-kan pasti uang akan menguap begitu saja deh. Dulu juga saya gak pernah pake sistem akuntansi dalam keuangan rumah tangga, dan akhirnya apa? saya sama sekali gak tahu kemana larinya uang gaji saya selama ini, bingung deh langsung. 

taken from gayahidupku 

Saya melakukan pencatatan keuangan rumahtangga dengan sistem yang sangat sederhana, sederhana tapi sangat akurat. 

Sebelum saya ceritakan cara mencatat dan mengelola keuangan dengan baik, yuk kita susun dulu deh kebutuhan - kebutuhan yang emang sudah biasa dibayarkan setiap bulan dari pendapatan bulanan seperti bayar listrik, telepon, bensin dan ada beberapa kebutuhan yang memang harus diperhatikan juga. kebutuhan untuk hari tua, atau kebutuhan untuk nanti ketika kita tidak bisa lagi bekerja, sementara kebutuhan hidup harus tetap terpenuhi. Enak sih untuk yang punya pensiun mah, hihih. Untuk yang gak punya pensiun kayak saya sih harus diperhatikan dengan baik nih kebutuhan hari tua ini, maka saya pun punya beberapa tips sederhana mengelola keuangan rumah tangga. 

Saya sejak dari 4 tahun lalu menerapkan sistem 1 2 3 dan 4. Sistem yang sangat mudah diingat oleh siapapun juga, dan sistem ini pun akurat lho. 

  1. Yang harus dilakukan pertama adalah dengan angka 1. Angka 1 ini sebenarnya kependekan dari 10%. Jadi supaya lebih gampang diingat ya disingkat aja, hehe. Biasanya saya sisihkan 10% dari pendapatan bulanan saya dan suami dan pendapatan lainnya untuk kebutuhan saya nanti dihari tua. Tabungan ini boleh diambil ketika nanti saya benar - benar membutuhkannya.
  2. Kemudian langkah selanjutnya adalah angka 2, yakni 20%.Dalam angka 20% ini saya sisihkan untuk biaya listrik,bensin, pulsa handphone dan kebutuhan rumah tangga. 
  3. Dan angka 30% dari pendapatan saya alokasikan untuk biaya pendidikan anak, cicilan - cicilan dan asuransi pendidikan. 
  4. Sisanya 40% dari pendapatan bulanan saya ini saya sebut uang dingin. Jadi uang dingin ini saya biasanya suka belanjakan untuk beli baju , sepatu  atau bahkan untuk sekedar makan diluar bersama keluarga. Dan biasanya setiap akhir bulan suka ada sisa lho dari uang dingin ini dan sisanya saya masukkan saja ketabungan. 
Cukup simple bukan? Dan selama ini saya konsisten menggunakan sistem akuntansi sederhana dalam mengelola keuangan rumah tangga saya. Alhamdulillah bisa saving lebih, hehe. 

Yuk mulai tertib administrasi dan mulai meng - akuntansi - kan keuangan rumahtangga. 







You May Also Like

28 komentar

  1. wah penting nih bun...

    ReplyDelete
  2. namanya kok uang dingin ya? bukan lawannya uang panas kan? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kalau uang panas kan gak bisa dipake :D hehe

      Delete
  3. aku uda mulai belajar ini mb setelah tau pengeluaranku bulan lalu jebol hehehhe

    ReplyDelete
  4. Aku pas nyatat aja udah pusing mbak. Emang gak bakat deh yak. Hihihi.
    Dulu waktu masih single yg pasti aku nabungnya seluruh gaji, jadi sehari hari cuma modal uang makan dan tunjangan aja.

    Nah sekarang pas udah nikah dan punya anak aku lebih pelit lagi. Keuangan semua diurus suami. Gaji aku murni aku tabungin. Tapi ya ituh. Susah buat gak ambil kalau mau liburan. Hahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe,, harus lebih semangat lagi mencatatnya :D

      Delete
  5. Aku tuh orangnya boros dan gak bisa pegang duit. Jadi aku nolak megang duit di rumah. Semua suami yg atur aku tinggal minta dia aja. Hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheheh wah enak dong kalau gitu :D, hihi gak pusing ya mbak Ade

      Delete
  6. Saya juga sudah pakai pembukuan rapi mbak...tapi ya itu, kadang sering nggak konsisten. Uang tabungan seharusnya bisa save 40% tapi akhir bulan nyusut deh:)
    Tipsnya oke mbak, trm kasih ya..,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mbak dan semoga makin konsisten yaaa mencatat keuangannya

      Delete
  7. Tosss mak...aku juga sudah 6 tahun keuangan RT pake ilmu akuntansi..lumayan deh ngebantu banget bikin catetan...bikin kas kecil juga...seru..jadi ilmu yg dulu ga ilang..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss... iya dong sbg akuntan kudu bisa meng akuntansi kan keuangan RT jgn ngurusin perusahaa org aja wkekeke

      Delete
  8. Saya menyisihkan 50% untuk bayaran kuliah setiap bulannya hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi saya juga gitu waktu masih kuliah tahun2 kemarin :D

      Delete
  9. Uang dinginnya cukup tinggi. Saya gak nyampai 40%. Kadang tabungan gak ada, lari ke uang dingin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya saya anggarkan uang dingin emang cukup tinggi, karena jika ada hal yang mendesak gak usah ambil tabungan, jadi bisa ambil di uang dingin :D

      Delete
  10. Aku malah beli buku khusus untuk nyatet, tapi gegara suka lupa naroknya, jadi nulisnya ya sekenanya aja hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihih sama mak, aku beli yang kecil jadi selalu ada ditas :D

      Delete
  11. boleh dicoba nih,kadang kalau sudah lupa,males lagi nulisnya hehehe..makasih mak tipsnya^^

    ReplyDelete
  12. Aku nabung cuma numpang lewat aja wkwkwkwk.... ampun dah. Kudu belajar lebih rapi lagi ngemanage keuangan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiihihi iyaaa biar lebih hemat dan cepet kaya wkwkkw

      Delete
  13. Aku belom belajaaar.. Harus dimulai nih dari sekarang :D

    ReplyDelete
  14. Wah...persentase uang dinginnya banyak ya Mak..? Sampai 40 %.. wah..mantap deh :)

    ReplyDelete
  15. Saya mah gelar doang Sarjana akuntansi Tapi ya ndak pernah bikin, haha.

    Tfs, Mak

    ReplyDelete
  16. Aku mlh kebutuhan rumah tangga 40◆% uang dingin sisa2nya :))

    ReplyDelete

Hallo, terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.

www.tianlustiana.com. Powered by Blogger.
Copyrighted.com Registered & Protected 
WREV-N3SK-HW7L-NS8D