Cerita Tian

#11 Salah Siapa?

1:20:00 PM

"Biarkan saja, aku memang selalu menjadi yang kedua". Klik Nira mematikan handphone nya dan menyerahkan sekujur tubuhnya terkulai di dikasur kamarnya sambil air mata yang membasahi pipi nya yang merah. 

Handphone nya pun berdering berkali - kali. Namun ia acuhkan, hanya dilihatnya tanpa mau memencet tombol hijau. 

"maafkan aku honey, aku berjanji aku akan segera menepati janjiku" pesan singkat yang ia baca itu tidak membuat air matanya berhenti, air matanya malah terus mengalir seperti hujan yang deras. 

Sejak 5 bulan lalu, Nira terjebak dalam cinta yang seharusnya ia akhiri sesegera mungkin, ia seharusnya tidak menyerahkan cintanya untuk lelaki yang sudah memiliki isteri itu. Namun kekuatan cinta Nira dan Tara begitu kuat, mereka seakan tidak pedulikan kekuatan dinding yang telah mereka hancurkan, dinding pernikahan Tara dan Yulia. 

Bersambung......

sumber : infokecil.blogspot.com



Sekelumit kisah dalam kehidupan yang memang ada ini membuat saya selalu bertanya, siapakah yang harus disalahkan? apakah cinta yang harus disalahkan karena datang tidak tepat waktu? Ah entahlah saya juga tidak tahu tentang ini, semua ada alasannya ada awalmulanya, dan pasti ada akhirnya. 

Siapa yang salah, yang selingkuh atau yang diselingkuhi atau selingkuhannya? 

Intinya adalah menduakan cinta, menduakan hati dan kerinduan. MEngkhianati cinta yang dianggap suci, melupakan ikrar pernikahan dan janji yang diucapkan dalam akad. Itu saja. Telaah dari berbagai sisi. Menurut saya haruslah ditelaah dari 4 sisi, yakni:


  1. Yang diselingkuhi 
  2. Yang berbuat selingkuh
  3. Yang menjadi selingkuhan
  4. waktu dan kesempatan 
Coba saja telaah menurut 4 sisi itu. 


Bersambung......




You Might Also Like

5 komentar

  1. Gerakan Sisterhood perlu digalakkan untuk menyikapi perselingkuhan, kalau pendapat saya nih hehehehe....

    Ditunggu sambungannya Teh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gerakan sisterhood itu seperti apa mbak Ani? Wah iya bener perselingkuhan ini memang harus segera diperhatikan ya mbak, baik dari sebab maupun akibatnya. Terimakasih mbak Ani atas kunjungannya

      Delete
  2. Selingkuh itu salahnya yg mau. Kalo gak mau, kan gak ada yg namanya selingkuh.
    Sudah terjawab ka ?

    @nuzululpunya

    ReplyDelete

Hallo, terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentarnya dimoderasi, oiya kalau komentarnya ada link hidup dengan berat hati saya hapus komentarnya yah.

www.tianlustiana.com. Powered by Blogger.

Member Of

SUBSCRIBE

Like us on Facebook